3. Pencium Bau Busuk
Selain pekerjaan unik yang dibuat oleh perusahaan swasta, pemerintah Jepang juga menawarkan pekerjaan antimainstream untuk para warganya.
Tugas yang diberikan adalah untuk merespon laporan dari warga apabila menemukan sesuatu yang dianggap memiliki bau yang mengganggu.
Meski terkesan sepele, untuk menjadi pencium bau busuk membutuhkan sertifikat tertentu dan tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.
Untuk menggeluti pekerjaan ini, dalam setahun pekerja pencium bau busuk bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp2 miliar.
4. Jasa Hapus Air Mata
Pekerjaan unik lainnya yang ada di Jepang adalah jasa hapus air mata. Pekerjaan ini juga populer disebut sebagai ‘terapi menangis’.
Jasa ini umumnya dilakukan oleh pria tampan sewaan yang bertugas mendengarkan seluruh kesedihan pelanggan hingga menangis.
Mereka juga menawarkan layanan yang membuat pelanggan dapat memilih pria favorit mereka.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Bad Prosecutor, Dibintangi Kyung-soo dengan Akting yang Memukau
Ketika pelanggan mulai menangis, para pekerja jasa ini bakal menghapus air mata pelanggan dengan tisu, sapu tangan atau mengusapnya langsung dari tangannya.
Untuk tarif yang diberlakukan adalah 7.900 yen atau sekitar Rp840 ribu.
5. Jasa Antre
Mobilitas orang Jepang yang cepat membuat sebagian dari mereka tidak memiliki cukup waktu untuk membeli barang hingga harus mengantre.
Oleh karena itu, terciptalah jasa antre atau penyewaan jasa pengantri yang disebut sebagai ‘Narabiya’.
Narabiya akan bertugas membelikan suatu barang yang disukai atau dipesan oleh pelanggan dan menukar waktu luangnya untuk digunakan mengantre.
Meski terkesan mudah, gaji mereka per jam bisa berkisar antara Rp1,5 juta lho.
Tentunya setiap pekerjaan unik dengan tawaran gaji tinggi memiliki risiko ataupun hal-hal yang perlu dikorbankan. Meski begitu, adanya tawaran pekerjaan nyeleneh di atas dapat membuat kehidupan bekerja jadi antimainstream.
Jadi, bagaimana? Tertarik untuk menjajal pekerjaan unik di Jepang yang aneh?
Tag
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026