/
Senin, 05 September 2022 | 14:56 WIB
Zavilda TV, YouTuber bercadar yang kerap meminta orang lain untuk memakai hijab. (YouTube/Zavilda TV)

Indotnesia - Kontroversi Zavilda TV masih berlanjut, meski sudah ada klarifikasi dari pemilik akun. Terbaru, beredar screenshot DM atau direct message di Instagram talent Zavilda TV.

Tangkapan layar itu diunggah akun Instagram @perempuanberkisah, yang kemudian dibahas di utasan akun Twitter @littlevixen. Dalam pesan tersebut nampak Zavilda TV mengajak seseorang menjadi talent dalam videonya.

Terlihat, Zavilda TV meminta si talent untuk mengenakan pakaian terbuka dengan celana pendek atau sejenisnya. Tujuannya, agar kontennya menjadi viral dan banyak ditonton oleh warganet.

"Mau ta ajak bikin konten lagi dek rame tu tapi kali ini lengkap gamis bisa gak adek pakek yg lbih trbuka," tulis Zavilda TV dalam DM tersebut.

"Celana pndek atau apa gtu. Pasti akn lbih viral," lanjutnya.

Talent yang memperoleh pesan itu lantas kaget karena dia tidak menyangka Zavilda menjual agama untuk bisa viral. Dia pun menolak ajakan tersebut dengan alasan sudah punya acara.

"Pada saat itu aku beralasan gabisa karna ada acara jadi kami ga bikin kontennya (sebenarnya setelah ajakan pertama pun masih banyak ajakan lainnya tapi aku selalu nolak," curhat si talent kepada @perempuanberkisah.

Saat ini, telah muncul petisi untuk melaporkan saluran YouTube dan akun TikTok Zavilda TV. Petisi di change.org berjudul "Take Down YouTube Channel dan TikTok Zavilda TV" itu sejauh ini telah mengumpulkan 3.655 tanda tangan.

Dalam keterangannya, Zavilda TV dianggap telah melakukan banyak pelanggaran, seperti melanggar kesepakatan dengan talent yang keberatan akan thumbnail yang mengumbar aurat dan judul video yang tidak senonoh.

Baca Juga: Penampilan Bonge di Runway Mewah JF3 2022 Tuai Pujian dari Warganet

Selain itu, konten-konten yang diunggah juga disebut sebagai penistaan agama dengan memakai atribut agama untuk membuat konten berbau seksual.

Zalvilda TV juga disebut meminta talent berhijab untuk melepas hijabnya dan merekok hanya demi konten. Talent juga dipermalukan karena konten yang mengobjektifikasi perempuan.

"Salah mengartikan arti toleransi dengan menawarkan dan memakaikan hijab pada orang non-Muslim," tulis petisi itu.

Kontroversi Zalvilda TV mengundang beragam pendapat dari para warganet. Sebagian orang mengaku sudah menaruh curiga, sementara yang lain membela.

"Udah curiga pas nonton videonya jangan2 target/talentnya emang disuruh pake baju yg terbuka karena di Malioboro tuh gak ada perempuan yg pake baju seterbuka itu, even bule2 juga pakaiannya masih sopan2 kok," tulis seorang netizen di Twitter.

"Lagian aneh aja ke orang lain tiba2 nyuruh nutup dan kayak 'memaksa', padahal klo dia emang 'paham' soal agama cukup dengan 'menegur' nya aja bukan pake ceramah bla bla bla sambil memaksa," komentar yang lain.

Load More