/
Rabu, 07 September 2022 | 14:18 WIB
Memeriksa kebocoran data registrasi nomor HP. (Unsplash/Gleen Carstens Peters)

Indotnesia - Belum lama ini publik heboh dengan kabar adanya kebocoran 1,3 miliar data registrasi nomor HP penduduk Indonesia yang dijual seharga 742 juta rupiah oleh seorang hacker dengan inisial Bjorka.

Pelaku pembobolan data registrasi nomor HP itu juga membagikan sampel gratis sebanyak 2 juta data kepada pembeli.

Dengan bocornya data tersebut, otomatis Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor HP, provider yang digunakan dan tanggal registrasi sim card dapat dengan mudah dianalisis dan disalahgunakan.

Potensi penyalahgunaan data dapat terjadi mulai dari kejahatan paling ringan seperti spam iklan, penawaran judi online, pinjol hingga penipuan telemarketing.

Selain itu, nomor HP yang bocor juga dapat memicu kejahatan lain seperti mengambil alih dompet digital pengguna.

Hal tersebut mungkin terjadi karena nomor HP bisa digunakan untuk mengecek apakah seseorang mempunyai dompet digital atau tidak.

Nah, untuk meminimalisir adanya penyalahgunaan data, kamu bisa memastikan apakah nomor HP kamu aman atau tidak dari kebocoran data dengan memeriksanya lewat laman https://periksadata.com/simcardkominfo/.

Layanan yang dikembangkan oleh Tim Periksa Data ini hadir untuk memberikan solusi kepada publik agar dapat secara berkala memeriksa data yang dimiliki apakah mengalami kebocoran atau tidak.

Jika data kamu termasuk dalam 2 juta sampel yang dibagikan gratis oleh hacker, maka tampilannya akan berupa layar merah dengan kalimat “Yah data kamu bocor:(“.

Baca Juga: Gugatan Pria yang saat Bayinya Jadi Sampul Album Nirvana Ditolak Hakim

Sedangkan jika data kamu tidak termasuk di dalam sampel gratis yang dibagikan oleh pelaku, berarti data kamu masih aman meski tidak menutup kemungkinan bahwa data kamu ikut bocor bersama 1,3 miliar data registrasi nomor HP lainnya.

Ketika kamu mengetahui telah menjadi korban kebocoran data, segera lakukan tiga langkah dasar mengamankan data berikut ini:

1. Segera ganti password, gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol.

2. Aktifkan verifikasi 2 langkah agar akun lebih aman. Disarankan untuk menggunakan Authenticator App dibandingkan lewat SMS.

3. Gunakan password manager untuk menyimpan banyak password agar tidak lupa dan kesulitan saat harus menggunakannya.

Itulah cara memeriksa kebocoran data registrasi nomor HP yang bisa kamu lakukan untuk memastikan apakah data milikmu masih aman atau tidak. Semoga data kita aman!

Load More