Indotnesia - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim resmi menerapkan perubahan jalur dan pola seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Kebijakan tersebut salah satunya memengaruhi sistem penyelenggaraan seleksi masuk PTN yang tidak lagi diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
Aturan terbaru yang tertuang dalam Permendikbudristek 48 tahun 2022 itu juga menghapus pembedaan jurusan IPA dan IPS untuk seleksi masuk perguruan tinggi.
Lalu, bagaimana awal mulanya LTMPT didirikan hingga akhirnya diberhentikan dan tak lagi mengurus seleksi masuk PTN?
Mengenal LTMPT
LTMPT termasuk lembaga baru yang resmi diluncurkan dalam rangkaian rapat kerja nasional (Rakernas) Kemenristekdikti pada 2019 di Gedung Profesor Soedaro, Universitas Diponegoro Semarang oleh Menteri Ristet, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.
Dibentuknya LTMPT dilatarbelakangi dengan adanya perubahan skema Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SMPTN).
Sebagai penyelenggara tes masuk perguruan tinggi negeri, lembaga ini berfokus untuk mengembangkan instrumen tes terkait seleksi tersebut.
Berdasarkan definisi dan asas yang tertuang dalam laman resmi mereka, LTMPT merupakan lembaga yang menyelenggarakan tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru berdasarkan kesetaraan, keadilan, efisiensi, akuntabel, dan fleksibilitas.
Baca Juga: Bisnis Sewa Komik di Jogja, Bertahan Digempur Digital
Selain itu, mereka juga menjadi penyelenggara tes masuk perguruan tinggi dengan mengedepankan sistem secara terstruktur dan terukur.
Lebih lanjut, lembaga ini memiliki fungsi, yakni:
1. Untuk mengelola dan mengolah data calon mahasiswa untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh rektor perguruan tinggi.
2. Melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
3. Menyampaikan hasil UTBK kepada peserta dan perguruan tinggi tujuan.
LTMPT juga memiliki sejumlah tujuan yang berkaitan dengan meningkatkan kualitas proses seleksi mahasiswa baru, yaitu:
Tag
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026