Indotnesia - Di era sekitar tahun 1990-an, bisnis rental komik pernah berjaya dan jadi favorit banyak orang, terutama bagi mereka yang mencari tempat alternatif lebih murah dibanding membeli komik secara langsung.
Sayangnya, seiring berjalannya waktu, eksistensi rental komik justru mulai menghilang bak ditelan jaman akibat gempuran digitalisasi.
Di era digital seperti saat ini, banyak buku dapat dengan mudah di akses secara digital. Bahkan, perkembangan era komik pun berganti secara daring yang dikenal dengan istilah webtoon.
Meski begitu, di Jogja ada rental komik yang hingga kini masih eksis, salah satunya adalah KK Book Rental. Toko sewa komik ini masih bertahan dan terus berinovasi, menjadi ‘nyala’ bagi industri rental komik, khususnya di Yogyakarta.
Sejarah KK Book Rental
Berdirinya KK Book Rental tak lepas dari hobi membaca sang pemilik yang memiliki ratusan ribu koleksi buku dan komik.
Mulanya, toko sewa yang terletak di timur jembatan Lempuyangan, Yogyakarta ini hanyalah sebuah rental komik sederhana.
Hingga tahun 1990-an, ketika komik masa komik berjaya di Indonesia, KK Book Rental berkembang pesat hingga memiliki sejumlah cabang yang tersebar di Jogja.
“Kita pas masuk (membuka KK Book Rental) itu pas era perubahan itu kemudian beruntung pada waktu itu kita masuk, konsumen muda bisa mau, bisa menerima komik Jepang karena yang sebelumnya komik dari Indonesia, komik-komik lama itu terkesan kurang mendidik,” jelas Teddy, pemilik KK Book Rental.
Baca Juga: Gelar Konser Perayaan 30 Tahun Dewa19 di Kuala Lumpur, Warganet: What A Great Show!
Pada saat awal merintis KK Book Rental, awalnya Teddy menambah koleksi buku rental yang dimiliki dengan bertanya langsung kepada pelanggan.
Pasalnya, modal yang terbatas membuatnya harus secara bijak mengelola dana dan tidak asal membeli koleksi buku maupun komik.
Seiring berjalannya waktu, koleksinya terus bertambah dan beragam. Tak hanya komik Jepang, tetapi juga novel karya penulis Indonesia hingga buku-buku terjemahan karya penulis luar negeri.
Tetap Eksis dengan Terus Berinovasi
Menurut Teddy, ketika sekitar tahun 90-an ke bawah, rental komik memiliki sistem peminjaman yang tertutup. Artinya, penjaga berada di depan rentetan rak komik, lalu konsumen harus meminta kepada penjaga untuk mengambilkan komik yang akan dipinjamnya.
Maka dari itu, pada masa tersebut pengetahuan dari penjaga rental akan sangat penting dibutuhkan, terutama dalam hal mencari judul-judul komik yang telah disediakan.
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD