Indotnesia - Tahun ini pemerintah akan melancarkan aksinya mengkonversi kompor gas elpiji 3 kilogram ke kompor listrik induksi. PT PLN Persero pun telah menyiapkan paket kompor listrik yang akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menggencarkan penggunaan kompor jenis ini, namun hanya pada kalangan kelas menengah saja. Tujuannya untuk mempertahankan ketahanan energi dan pemanfaatan energi listrik nasional yang memiliki kapasitas besar.
Kompor listrik induksi adalah kompor yang tidak menggunakan api untuk proses memasak, melainkan memanfaatkan reaksi elektromagnetik yang dialirkan langsung ke alat masak. Kompor ini juga lebih simpel karena memasak hanya perlu memencet tombol.
Berbeda dengan kompor gas, kompor listrik induksi menggunakan listrik sebagai sumber dayanya. Kompor induksi juga berbeda dengan kompor listrik biasa yang menggunakan elemen konduktor sebagai penghantar panasnya.
Namun, sebelum beralih dari kompor gas simak dulu kelebihan dan kekurangan kompor listrik induksi.
Kelebihan
1. Lebih simpel
Menggunakan kompor listrik tak perlu ribet mengganti dan memasang tabung gas elpiji lagi. Kalian hanya perlu memencet tombol untuk menyalakan dan mengatur suhunya.
2. Lebih efektif
Baca Juga: 5 Perbedaan Kompor Induksi dengan Kompor Gas, Benarkah Lebih Hemat?
Panas yang dihantarkan oleh kompor listrik induksi disebut lebih cepat dan juga merata dibandingkan dengan kompor gas. Oleh karena itu proses memasak jadi lebih cepat.
3. Lebih ramah lingkungan karena minim emisi.
4. Memiliki banyak fitur pelengkap
Kompor listrik memang didesain lebih canggih dari kompor gas, dengan beberapa fitur yang telah disediakan seperti pengatur suhu panas, pengatur waktu, automatic safety ahut-off dan masih banyak lagi.
Kekurangan
1. Harga kompor cenderung mahal
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan