Indotnesia - Sejumlah mitos yang berkaitan dengan menstruasi kerap membuat para wanita merasa khawatir. Salah satu yang paling sering terdengar adalah larangan minum air dingin saat haid. Sebenarnya boleh atau tidak?
Haid atau menstruasi adalah siklus bulanan yang dialami oleh tiap wanita di usia produktifnya. Saat datang bulan terjadi perubahan fisiologis pada tubuh wanita yaitu proses luruhnya dinding rahim karena tak ada pembuahan.
Wanita yang sedang menstruasi akan merasakan gejala-gejala seperti nyeri perut, pusing, hingga perubahan mood. Karena itu, untuk mempertahankan kondisi tubuh yang sedang sensitif, muncul sejumlah pantangan yang tidak boleh dilakukan seseorang yang sedang datang bulan.
Seperti minum air dingin saat datang bulan akan membuat darah yang keluar berhenti. Hingga saat ini, ada wanita yang percaya dan ada pula yang tidak. Lalu, kira-kira hal itu benar atau tidak ya?
Menurut UNICEF, larangan minum air es saat datang bulan karena akan menyebabkan siklus periode berhenti adalah mitos. Faktanya, air dingin tidak memiliki dampak pada siklus menstruasi.
Haid berkaitan dengan sistem reproduksi, sedangkan makan atau minum berkaitan dengan sistem pencernaan dan itu menjadi hal yang terpisah. Jadi, makan atau minum air dingin saat haid tidak berisiko menghentikan darah haid atau menggumpalkannya.
Sementara menstruasi dipengaruhi oleh beberapa hormon, speerti hormon estrogen, rogesteron, LH (luteinizing hormone), FSH (folicle stimulating hormone), dan GnRH (gonadotropin relasing hormone). Jika hormon-hormon tersebut mengalami gangguan atau tidak seimbang, maka dapat mengganggu siklus datang bulan.
Kondisi fisik dan mental juga berpengaruh besar terhadap periode menstruasi ini. Beberapa wanita yang mengalami keterlambatan siklus bisa disebabkan atas faktor kelelahan, stres, atau sakit.
Baca Juga: Penyedia Layanan Pembayaran dan Perbankan Kripto AMDG Terdaftar di Digifinex
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan