/
Selasa, 20 September 2022 | 15:56 WIB
Alasan seseorang bisa selingkuh setelah menikah menurut psikologi. (Freepik/tirachardz)

Indotnesia - Jagat Twitter heboh dengan isu dugaan perselingkuhan yang mencatut nama Reza Arap hingga penyanyi internasional Adam Levine.

Nama Reza Arap dan Adam Levine menjadi trending topik di Twitter pada Selasa (20/9/2022) setelah keduanya diisukan pada masalah perselingkuhan masing-masing.

Reza Arap, suami Wendy Walters dikabarkan selingkuh dengan seorang perempuan bernama R dan diduga oleh warganet inisial tersebut merupakan penyanyi Rossa.

Sedangkan Adam Levine, namanya viral setelah video TikTok seorang perempuan membeberkan tangkapan layar percakapan penyanyi hit Payphone tersebut dengan selingkuhannya.

Tak hanya sampai disitu, disebutkan bahwa suami Behati Prinsloo itu juga berencana memberikan nama anak ketiganya serupa dengan nama perempuan selingkuhannya tersebut.

Atas kabar perselingkuhan itu, banyak warganet terutama perempuan yang mengungkap keraguan mereka untuk memercayai laki-laki.

Meski begitu, perselingkuhan pada dasarnya tidak hanya dilakukan salah satu gender tertentu, tetapi dapat pula dilakukan oleh keduanya.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang untuk selingkuh. Bahkan, hal tersebut dapat dijelaskan menurut pandangan psikologi.

Mengapa Seseorang Bisa Selingkuh?

Baca Juga: Meski Sibuk Syuting, Prilly Latuconsina Bakal Mengajar di UGM sebagai Dosen Praktisi

Dilansir dari healthline, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh The Journal of Sex Research pada 2017 mengidentifikasi sejumlah faktor pendukung terkait alasan seseorang berselingkuh.

Penelitian yang menggunakan survei online kepada 259 wanita, 213 pria, dan 23 orang yang tidak menyebutkan jenis kelaminnya tersebut menemukan sejumlah alasan mengapa mereka berselingkuh, yaitu:

1. Jatuh cinta dengan orang baru.

2. Sulit berkomitmen.

3. Kebutuhan yang tidak terpenuhi.

4. Hasrat seksual.

5. Marah atau bosan dengan keadaan.

Sedangkan berdasarkan survei Julia Omarzu, psikolog dari Loras College, Amerika Serikat ada 5 alasan mengapa seseorang berselingkuh, yaitu:

1. Kurangnya kepuasan emosional dalam pernikahan.

2. Hasrat untuk mendapatkan validasi atau pengakuan dari orang lain.

3. Kurangnya kepuasan seksual dan hasrat untuk mendapatkan hubungan seksual tambahan.

4. Menemukan cinta yang baru dan melupakan perasaan cinta dengan pasangan.

5. Balas dendam karena merasa disakiti atas perilaku pasangan.

Mendapati pasangan berselingkuh memang bukan situasi yang mudah. Mungkin kamu masih berharap hubungan pernikahan dapat diperbaiki.

Atau sebaliknya, kamu mungkin sudah tidak tertarik lagi untuk menetap dalam hubungan tersebut. 

Jika kamu tidak yakin untuk bagaimana mengatasi situasi tersebut, kamu dapat melewatinya dengan melakukan hal-hal berikut ini:

1. Bicarakan kepada pasangan apa yang sedang terjadi. Jika dibutuhkan, libatkan konselor pernikahan atau pihak ketiga yang dapat membantu memberikan jalan tengah bagi hubungan kalian.

2. Tanyakan kepada pasangan apakah ia menginginkan untuk melanjutkan hubungan. Pasalnya sejumlah orang selingkuh karena ingin mengakhiri hubungan, sehingga penting untuk mengetahui bagaimana perasaannya.

3. Tanyakan kepada diri sendiri apakah kamu dapat mempercayai kembali pasangan yang telah berselingkuh. Tentunya, jika perselingkuhan telah berulang kali terjadi dan tidak ada perubahan lebih baik dari pasangan, sebaiknya akhiri.

4. Minta pendapat ahli tentang situasi hubungan yang sedang kamu jalani. Konseling pernikahan sangat disarankan, terutama jika kamu ingin memperbaiki hubungan setelah perselingkuhan.

Itulah alasan mengapa seseorang bisa selingkuh, bahkan setelah menjalin ikatan pernikahan. Perilaku tersebut tentunya bukan hal yang patut untuk dilakukan karena hanya akan menyakiti pasangan.

Load More