/
Senin, 26 September 2022 | 11:14 WIB
PT Es Teh Indonesia melayangkan surat somasi pada pelanggannya. (Freepik/racool_studio)

Indotnesia - Soal Es Teh Indonesia melayangkan somasi pada pelanggannya viral di media sosial. Pemilik akun Twitter @Gandhoyy menerima surat itu lantaran kritiknya terkait salah satu produk minuman dianggap menghina.

Pelanggan itu melampiaskan kekecewaannya dan menyebut produk Es Teh Indonesia bisa menyebabkan diabetes karena kandungan gulanya yang dianggap berlebihan. Namun, cuitan tersebut beserta komentar manajemen suda dihapus.

“Abis minum es teh indonesia yang chizu red velvet pertama kali dan terakhir kali, an**ng lu gila yak itu bukan minuman t** tapi gula 3kg dikocok sama sp bahan kue tol*l bet siapa sih yang bikin ni minuman b*ngs**t bangkrut ae lu mending daripada bocah kena diabetes massal,” cuit @Gandhoyy di akun Twitternya.

Cuitan tersebut langsung ramai menjadi bahan rujakan warganet. Tak lama, manajemen Es Teh Indonesia merespon cuitan itu.

“Halo kak, terima kasih supportnya. Sehubungan dengan tweet tsb, datanya sudah diterima oleh tim legal kami,” komentar manajemen Es Teh Indonesia.

Namun, setelah balasan tersebut Es Teh Indonesia memberikan surat somasi pada pelanggannya itu. Hal itu terungkap dari cuitan @Gandhoyy memposting surat yang ditujukan kepadanya tersebut sekaligus permohonan maafnya.

“Selamat pagi, perkenalkan saya Gandhi sebagai pemilik akun Twitter @Gandhoyy yang beberapa hari lalu saya membuat Twitt yang tidak mengenakkan kepada perusahaan minuman PT Es Teh Indonesia Makmur,”  tulis Gandhi.

“..yang di mana saya mencela produk yang saya konsumsi yang menyebabkan kerugian pada perusahaan minuman terkait. Sehingga di sini saya sendiri ingin memohon maaf kepada PT Es Teh Indonesia Makmur karena saya telah membuat Twitt yang ramai diperbincangkan publik yang berhubung dengan salah satu produknya yaitu ‘Chizu Red Velvet..”lanjutnya.

“..yang saya beropini sekaligus menjelekkan nama produk, pemberian informasi keliru, kandungannya dan nama perusahaan. Sekali lagi saya memohon maaf terhadap Twitt yang saya buat atas pencemaran nama baik PT Es Teh Indonesia Makmur, terima kasih,” tutupnya.

Baca Juga: 5 Tips Menghemat Biaya Pernikahan, Agar Tak Membengkak dan Jadi Beban!

Tangkapan layar cuitan permintaan maaf Gandhi sekaligus surat somasi yang diterimanya. (sumber: Twitter/ @Gandhoyy)

Isi somasi tersebut yaitu peringatan dan teguran keras untuk akun @Gandhoyy untuk menghapus cuitan sebelumnya dan mengklarifikasi. 

PT Es Teh Indonesia menerima kritik dan saran, tetapi menurut mereka apa yang disampaikan pelanggannya itu termasuk penghinaan karena memberikan informasi keliru dan menyelipkan kata ‘hewan’ dalam cuitannya. Sehingga mereka melayangkan surat somasi tersebut.

Somasi adalah sebuah teguran terhadap calon tergugat melalui jalur hukum. Pemberian surat somasi bertujuan memberikan kesempatan kepada calon tergugat menghentikan perbuatannya sesuai tuntutan pihak penggugat.

Langkah ini bisa dilakukan oleh individual maupun kolektif yang diatur dalam Pasal 1238 KUHPerdata. 

Load More