Indotnesia - Raja Charles III mengumumkan monogram atau simbol kerajaan baru. Istana Buckingham mengungkap simbol baru itu di akhir masa berkabung karena meninggalnya Ratu Elizabeth II, yaitu pada Selasa (27/9/2022).
Situs kerajaan mengungkap monogram itu terdiri dari ‘C’ sebagai inisial nama Raja Charles dan ‘R’ dari kata Rex- (bahasa latin Raja) sebagai gelarnya. Simbol tersebut akan menjadi lambang mahkota di bagian atas.
Monogram ‘C’ dan ‘R’ akan menggantikan lambang sebelumnya milik Ratu Elizabeth yang berinisial ‘ER’.
Selain ditempatkan pada mahkota kerajaan, simbol tersebut nantinya akan digunakan di gedung-gedung pemerintahan, dokumen negara, hingga korespondensi dari bagian Rumah Tangga Kerajaan Inggris. Sementara saat ini masih menggunakan monogram mendiang Ratu Elizabeth.
Melalui keterangan pers Istana Buckingham, pergantian lambang Ratu Elizabeth ke lambang baru Raja Charles III akan dilakukan secara bertahap dan sesuai kebijakan organisasi masing-masing.
Simbol baru tersebut dipilih langsung oleh Yang Mulia dari beberapa desain yang telah disiapkan oleh The College of Arms.
Sejak 1484, College of Arms adalah yang merancang sandi-sandi dan bertanggung jawab untuk membuat dan memelihara daftar resmi yang berkaitan dengan lambang dan silsilah.
Perilisan monogram baru Raja Charles III dilakukan usai Kerajaan Inggris mengumumkan akhir masa berkabung mengenang Ratu Elizabeth. Hal itu disiarkan melalui Twitter @RoyalFamily dengan mengunggah foto Ratu.
"Periode berkabung Kerajaan Inggris setelah kematian Yang Mulia Ratu Elizabeth kini sudah berakhir. Akun ini akan terus mencerminkan karya Raja, Permaisuri dan anggota Keluarga Kerajaan lainnya, serta mengenang kehidupan dan karya Ratu Elizabeth,” isi keterangan foto.
Baca Juga: Kenali Bahaya Pestisida dalam Makanan, Alasan Hong Kong Tarik Mie Sedap Korean Spicy Chicken
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Review Film A Man Called Otto: Seni Menerima Kehilangan dan Luka Masa Lalu