Indotnesia - Banjir yang melanda Jakarta menyebabkan dinding gedung sekolah MTSn 19 Jakarta Selatan roboh dan menimpa siswa. Sebanyak 4 murid dikabarkan tewas dalam insiden tersebut.
Memasuki musim hujan, sejumlah wilayah di ibu kota memang kerap dilanda banjir. Lalu, sudah siapkah kita menghadapi banjir? Bagaimana cara mitigasi banjir yang tepat dan bisa dipahami oleh siapapun, termasuk anak sekolah?
Melansir dokumen Pusat Krisis Kesehatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berikut langkah mitigasi banjir baik sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi.
Mitigasi sebelum terjadi banjir:
- Kerja bakti membersihkan saluran air.
- Menyediakan bak penyimpanan air yang kemungkinan aman dari banjir.
- Melaksanakan kegiatan 3M (menguras, menutup, dan menimbun) benda-benda yang dapat menjadi sarang nyamuk.
- Segera amankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
- Membuang sampah pada tempatnya.
- Menyiapkan obat dan logistik di dalam rumah masing-masing, dan disimpan di tempat yang aman dan tidak terjangkau banjir.
Mitigasi saat terjadi banjir:
- Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir.
- Mengungsi ke daerah aman atau daerah yang lebih tinggi atau posko banjir sedini mungkin saat genangan air masih memungkinkan untuk dilewati.
- Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena bencana. Jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang jatuh atau tiang listrik.
- Jangan minum atau memasak dengan air banjir.
- Jangan berjalan-jalan/melihat-lihat/berenang-renang di kawasan banjir, baik dengan rakit maupun berjalan kaki.
- Jika air terus meninggi hubungi instansi terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor Kepala Desa, Lurah, atau Camat.
Setelah Banjir
Lalu, hal-hal apa saja yang perlu dilakukan setelah terjadi banjir? Berikut selengkapnya:
- Secepatnya membersihkan rumah, gunakan antiseptic untuk membunuh kuman penyakit
- Bersihkan dapur dan peralatannya dengan baik dan hati-hati. Gunakan cairan antiseptic untuk membersihkannya.
- Gunakan air bersih untuk menghindari terjangkitnya penyakit diare.
- Bersihkan kompor gas, tabung gas, dan selang gas dengan baik. Pastikan tidak ada kebocoran.
- Keringkan semua peralatan listrik seperti saklar, stop kontak, dan kabel-kabel yang sempat terendam banjir. Hati-hati dengan kabel listrik yang terbuka atau terputus baik di dalam rumah maupun di lingkungan.
- Hati-hari saat membersihkan puing-puing atau benda-benda yang terbawa arus banjir seperti kayu runcing, paku, seng, benda tajam, dan sebagainya.
- Bersihkan tempat penyimpanan air atau kolam dengan menggunakan tawas atau klorin.
- Gunakan sepatu boots dan sarung tangan saat membersihkan rumah dan tempat lainnya. Bersihkan tubuh dengan sabun antiseptik setelah selesai. Hindarkan anak-anak bermain di area yang sedang dibersihkan.
Demikian sejumlah cara yang bisa dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi banjir. Jika terjadi kegawatdaruratan hubungi nomor gawat darurat di daerah kamu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan