Indotnesia - Pernah terlibat skandal, Kim Seon Ho bakal kembali bintangi drama Korea berjudul 'Haesi's Shinru'. Dia akan bermain dalam drama bertajuk romansa sejarah.
Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung dari perwakilan media eksklusif dan perusahaan produksi Studio and New.
"Kim Seon Ho kembali dalam drama melalui 'Haesi's Shinru'," ungkapnya seperti dikutip dari Allkpop.
Kim Seon Ho sempat terlibat skandal pemaksaan aborsi terhadap mantan pacarnya hingga dia hiatus cukup lama setelah membintangi drama Hometown Cha Cha Cha. Namun, mereka meninjau penampilan Kim Seon Ho secara positif.
Menanggapi laporan tersebut, perwakilan dari agensi Kim Seon Ho SALT Entertainment turut mengkonfirmasi. Katanya, aktor tampan tersebut memang menerima tawaran drama 'Haesi's Shinru'.
“Aktor Kim Seon Ho telah menerima tawaran untuk membintangi drama 'Haesi's Shinru',’ dan dia secara positif sedang dalam pembicaraan,” seperti dikutip dari Soompi.
Dalam drama tersebut, Kim Seon Ho mendapat tawaran untuk berperan sebagai Putra Mahkota Lee Hyang.
'Haesi's Shinru' menceritakan tentang adalah drama romansa sejarah dengan setting latar belakang zaman Raja Sejong atau Joseon Renaissance.
Ceritanya mengikuti kisah Lee Hyang, Putra Mahkota sekaligus ilmuwan yang mencintai bintang-bintang. Sementara ada seorang perempuan misterius yang dapat melihat masa depan bernama Hae Roo.
Baca Juga: Sejarah Berdirinya Masjid Raya Jakarta Islamic Center yang Dibangun di Kawasan Bekas Prostitusi
Drama ini diadaptasi dari Yoon Yi Soo yang juga merupakan penulis webtoon yang lalu dibuat menjadi drama “Love in the Moonlight”. Nantinya, ini bakal menjadi drama sejarah kedua yang dibintanginya setelah “100 Days My Prince.”
Namun, belum diketahui rencana kapan drama 'Haesi's Shinru' yang akan Kim Seon Ho akan mulai diproduksi dan tayang ke publik. Pada unggahan di akun media sosialnya, banyak yang merindukan dan menunggu kembalinya aktor 28 tahun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026