Indotnesia - Kabar gembira bagi para pengguna internet di daerah Kota Bekasi, Jawa Barat. Pasalnya Kota Patriot ini baru saja dinobatkan sebagai kota di Indonesia yang memiliki akses internet di smartphone tercepat, yaitu 16,47 Megabit per detik (Mbps) menurut laporan Speedtest Global Index by Ookla, Senin (17/10/2022).
Speedtest Global Index by Ookla merupakan sebuah situs yang menyediakan jasa pengujian kecepatan internet dari seluruh dunia.
Menurut laporan lembaga swasta itu, Bekasi berada di urutan ke-134 dari 170 kota di dunia dalam data kota dengan internet tercepat.
Lebih rinci, kota yang terletak di sebelah timur Jakarta ini memiliki kecepatan download 16,47 Mbps dan 11,64 Mbps saat upload, sedangkan latensinya berada disekitar 23 ms.
Sementara untuk kecepatan internet melalui telepon atau fixed broadband, kecepatannya mencapai 27,04 Mbps.
Menariknya, dalam laporan Speedtest Global Index tercatat pula Kota Jakarta Selatan yang juga mempunyai kecepatan download dan upload paling baik di Indonesia, yaitu masing-masing adalah 16,14 Mbps dan 10,90 Mbps dengan latensi 24 ms.
Berada di bawah Bekasi, Jakarta Selatan ada di urutan 136 dari 170 kota di dunia yang masuk dalam kategori internet tercepat menurut Speedtest Global Index.
Dalam laporan itu, urutan pertama kota dengan jaringan internet mobile tercepat adalah Shanghai, China dengan kecepatan 158,63 Mbps. Lalu, urutan kedua dipegang oleh Kota Copenhagen, Denmark dengan kecepatan 157,54, dan ketiga adalah Kota Oslo, Norwegia dengan kecepatan 155,19.
Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, Kota Bekasi masuk daftar 10 kota dengan unduh rata-rata fixed broadband tercepat mengalahkan Jakarta Selatan.
Baca Juga: Heboh Aksi Pengamen Jogja Tampil Bawa Laptop dan Perlengkapan DJ
Adapun daftar kota dengan kecepatan unduh rata-rata fixed broadband tercepat di Asia Tenggara, yaitu:
1. Bangkok, Thailand 217.19
2. Chon Buri, Thailand 188.25
3. Kuala Lumpur, Malaysia 89.38
4. Johor Bahru, Malaysia 85.03
5. Ho Chi Minh City, Vietnam 84.32
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih