Indotnesia - Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Surat Edaran yang berisi tentang penghentian penjualan obat dalam bentuk sirup, menyusul maraknya penyakit gangguan ginjal akut misterius pada anak-anak.
Kemenkes memerintahkan apotek dan toko obat untuk tidak menjual obat tersebut hingga pemberitahuan resmi. Obat sirup memang kerap dipilih oleh para orang tua untuk mengobati anak, terutama dari penyakit demam, flu, batuk, dan pilek.
Sejumlah obat sirup yang dihentikan penggunaannya adalah Sanmol Paracetamol Syrup, Tempra Paracetamol, Panadol Anak, Pamol Syrup, Termorex Syrup, dan Hufagrip TMP.
Sejumlah tenaga kesehatan menyarankan penanganan demam pada anak dilakukan di rumah tanpa menggunakan obat. Lalu, sebenarnya bagaimana cara mengatasi demam pada anak dan bahkan orang dewasa, meskipun tanpa mengonsumsi obat?
Melansir dari Healthline dan Healthy Children, berikut cara mengatasi demam pada anak dan dewasa tanpa menggunakan obat:
- Jaga suhu kamar atau ruangan tetap sejuk dan nyaman
- Apabila ruangan pengap, bisa gunakan kipas angin agar udara menjadi sejuk
- Kenakan pakaian yang tipis
- Istirahat cukup, dan boleh berkeliling rumah dengan berjalan kaki, tidak boleh berlarian dan terlalu memaksakan diri
- Jika demam merupakan gejala penyakit yang sangat menular, misal cacar air atau flu, jauhkan penderita dari anak-anak lain, lansia, dan orang dengan imunitas rendah
- Mandi dengan air hangat menggunakan spons atau waslap
- Jangan menggunakan selimut tebal
- Pada dewasa dan anak-anak, dapat minum air putih suhu ruangan lebih banyak, jus buah encer, larutan elektrolit, sup, dll
- Pada bayi dan balita, pastikan mereka banyak minum agar tetap terhidrasi
Meski demikian, kamu tetap harus waspada apabila suhu anak cukup tinggi sehingga perlu dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Ini kondisi di mana kamu perlu memeriksakan anak ke dokter:
- Bayi usia 0-3 bulan dengan suhu badan 38°C atau lebih tinggi
- Bayi usia 3-6 bulan dengan suhu badan di atas 39°C dan mudah mengantuk
- Bayi usia 6-24 bulan dengan suhu badan di atas 39°C yang berlangsung lebih dari satu hari, dengan gejala lain seperti ruam, batuk, atau diare.
Demam tidak perlu dikhawatirkan karena biasa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Bahkan, sebagian besar virus dapat hilang sendirinya melalui proses penyembuhan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Angela Tanoesoedibjo Sebut Abdul Hayat Gani Petarung: Lawan Gajah-gajah
-
Kenapa Sunscreen Perih di Mata? Ini Penyebab dan 5 Rekomendasi yang Aman Dipakai
-
Habis Pakai Micellar Water Perlu Cuci Muka? Ini Penjelasan dan 7 Pilihan Terbaik
-
Tas Siaga Bencana: Kunci Kesiapsiagaan Inklusif untuk Disabilitas dan Keluarga
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia
-
Delapan Bulan Tanpa Kejelasan, Fomasi Cium Aroma Ketidakwajaran di Kasus PT Golden Agin Nusa
-
Saingi Kevin Diks, Pemain Kelahiran Denpasar Ini Sudah Cetak 2 Gol di Liga Jerman
-
Hewan Liar Sering Keluar Masuk Rumah Inara Rusli, Alasan Virgoun Belum Mau Kembalikan Anak-Anak
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek