Indotnesia - Hari ini, Rabu (12/11/2022) bertepatan dengan peringatan Hari Ayah Nasional sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan peran ayah dalam keluarga.
Berbeda dengan Hari Ibu yang telah ada sejak tahun 1959, Hari Ayah di Indonesia baru ditetapkan pada tahun 2006.
Lalu, bagaimana sejarah Hari Ayah Nasional hingga menjadi momentum bagi setiap keluarga untuk memaknai keberadaan sang kepala rumah tangga? Simak penjelasannya di bawah ini.
Sejarah Hari Ayah Nasional
Hari Ayah Nasional lahir dari sayembara menulis surat untuk ibu yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) dalam rangka peringatan Hari Ibu di Solo pada tahun 2014.
Dalam prosesnya, sayembara tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat dan terkumpul 70 surat terbaik lalu dibukukan.
Setelah acara tersebut selesai, para peserta mempertanyakan kepada panitia penyelenggara tentang kemungkinan diadakannya sayembara menulis surat untuk ayah.
Atas pertanyaan tersebut, PPIP lantas mencari informasi terkait apakah ada peringatan Hari Ayah secara nasional hingga melakukan audiensi dengan DPRD Kota Surakarta.
Saat berdiskusi dengan anggota DPRD tersebut, PPIP memastikan apakah jika belum ada peringatan Hari Ayah, seseorang atau lembaga dapat menetapkan sebuah hari untuk memperingati perayaan tersebut.
Baca Juga: Konser We All Are One Dibatalkan, K-Popers Laporkan Park Jaihyun Atas Dugaan Penipuan
Bak gayung bersambut, paguyuban satu hati lintas agama dan budaya di Solo, Jawa Tengah itu lantas melakukan kajian yang cukup panjang terkait rencana akan ditetapkannya Hari Ayah di Indonesia.
Setelah itu, PPIP menggelar deklarasi Hari Ayah Nasional pada 12 November 2016 bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional dengan mengusung semboyan “Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”.
Selain itu, di hari yang sama juga dilaksanakan deklarasi Hari Ayah di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur bersamaan dengan peluncuran buku berjudul “Kenangan untuk Ayah”, yaitu berisi 100 surat anak Nusantara dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.
Setelah deklarasi, buku “Kenangan untuk Ayah” dan piagam deklarasi Hari Ayah dikirimkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kala itu menjabat sebagai Presiden dan kepada bupati dari 4 daerah, yaitu Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote.
Peringatan Hari Ayah Nasional lantas menjadi perayaan tahunan yang diselenggarakan setiap 12 November.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Apresiasi Harga BBM Tak Naik, Komisi VI DPR Sebut Presiden Prabowo Siap Hadapi Dinamika Global
-
Tragedi Subuh di Sungai Citanduy: Detik-detik Truk Terjun Bebas 13 Meter, Sopir Hilang Ditelan Arus
-
BRI Konsisten Perkuat Operasional Perbankan Hijau dan Tekan Emisi Karbon
-
Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas dari Dakwaan Korupsi, Sahroni Ingatkan Penegak Hukum: Harus Buka Hati
-
Parkir Ganda dan Jukir Liar di Blok M Square: Pengelola Akui Sudah Ditertibkan, Tapi Kerap Kembali
-
Siswa Baru Wajib Tahu! 5 Barang dan Persiapan Penting agar MPLS Tanpa Drama
-
Kinerja BPJS Kesehatan Disorot, Layanan Diminta Lebih Berpihak pada Masyarakat
-
Menantang Maut di Atas Sungai: Jembatan Melintir di Cibadak Sukabumi yang Hanya Bertumpu pada Bambu
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama