Indotnesia - Kenaikan biaya hidup di Inggris membuat Raja Charles III memutuskan untuk bagi-bagi bonus kepada para staf kerajaan. Besaran bonus yang diberikan sebesar 600 poundsterling atau sekitar hampir Rp11 juta.
Laporan dari The Sun menyebutkan, bonus tersebut diberikan pada pembayaran gaji bulan ini kepada para pekerja, termasuk petugas kebersihan.
Puluhan ribu poundsterling yang diguyurkan untuk bonus berasal dari uang pribadi Raja Charles. BBC melaporkan, staf yang memperoleh bonus 600 poundsterling adalah mereka yang berpenghasilan kurang dari 30.000 poundsterling.
Sementara, staf kerajaan yang bergaji lebih besar akan mendapatkan bonus yang jumlahnya lebih rendah.
Mereka yang berpenghasilan antara 30.000-40.000 poundsterling akan menerima bonus sebesar 400 poundsterling dalam sekali pembayaran. Sedangkan, staf yang bergaji 40.000-45.000 poundsterling akan menerima bonus gaji 350 poundsterling.
"Raja memberikan uang dari dompet pribadinya kepada pekerja dengan penghasilan terendah untuk membantu mereka mengatasi krisis biaya hidup," ujar seorang sumber kepada The Sun.
"Bonus ini menargetkan mereka yang paling membutuhkan di Rumah Tangga Kerajaan dan mencerminkan realitas situasi ekonomi yang dihadapi negara," lanjut pernyataan sumber tersebut.
Sumber itu menambahkan, ayah dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini memahami situasi tagihan listrik yang melonjak, yang dihadapi masyarakat termasuk staf istana.
"Ia (Raja) khawatir dengan kesejahteraan ekonomi staf istana yang setia dan melakukan apa saja yang ia bisa," imbuhnya.
Baca Juga: Berapa Lama Manusia Bertahan Tanpa Makanan dan Apa Efek Kelaparan bagi Tubuh?
Inggris saat ini sedang menghadapi krisis biaya hidup yang meningkat. Sebanyak 8 juta rumah tangga mendapat bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Bantuan senilai 324 poundsterling dikirim langsung ke rekening bank penerima. Bank of England telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 13% pada November 2022.
Hal tersebut membuat banyak tekanan keuangan pada pemilik rumah dan kredit rumah. Mereka yang masih mencicil khawatir perubahan suku bunga akan membuat tagihan makin membengkak.
Sementara itu, harga sewa juga meningkat dengan rara-rata mencapai 1.171 poundsterling per bulan. Angka tersebut meningkat 10,6% dibandingkan tahun lalu, dan naik 1,0% dari bulan lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam