Indotnesia - Acara relawan Joko Widodo (Jokowi) di Gelora Bung Karno pada (26/11/2022) menyisakan puluhan ton sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengerahkan personelnya untuk membereskan itu.
Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto menerjunkan 500 pasukan orange pasca acara Nusantara Bersatu rampung sore harinya.
"Semua terlibat dalam membereskan sampah ini. Baik dari Kasudin, Kasatpel, hingga Petugas Jasa Layanan Perorangan (PJLP) semua terlibat,” seperti dikutip dari Suara.com.
Dia juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan kendaraan yang terdiri dari mobil lintas (pick up), street sweeper, dan truk sampah anorganik. Sementara, sampah yang berserakan kebanyakan adalah sampah plastik botol kemasan.
Asep menyebutkan sampah yang terkumpul sebanyak 31 ton. Padahal, acara hanya berlangsung seharian saja. Karena itu, dia mengatakan akan selalu standby dan terus memantau kegiatan di Jakarta.
“Pasukan kita selalu stand by, tiap titik ada yang berjaga, dan akan siap bergerak begitu event apapun selesai berkegiatan. Kita selalu bereskan hingga kondisi kembali bersih. Ini kita lakukan untuk memastikan lingkungan Jakarta agar selalu bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam berkegiatan,” katanya.
Warganet yang mengetahui tumpukan sampah berserakan di sekitar GBK pun menjadi geram dan melayangkan berbagai komentar.
“Jorok banget sih relawan Jokowi yang hadir di GBK hari ini. Harusnya mereka yang bersihkan, bukan petugas kebersihan DKI Jakarta,” tulis warganet Twitter.
“Katanya revolusi mental tapi bikin acara cuma menghasilkan sampah! Dasar mental sampah!” tulis lainnya.
Baca Juga: Terinspirasi dari Kantong Sampah, Tas Ini Dijual Seharga Rp26 Juta
“Gimana mikirin rakyat, sampah saja ga dipikirin. Ga guna wajah berkerut dan rambut beruban..” tulis warganet lain.
Nusantara Bersatu adalah kegiatan silaturahmi nasional dari Gabungan Relawan Jokowi dari berbagai elemen. Presiden Jokowi pun turut menghadiri acara tersebut untuk menyampaikan pidatonya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali