Indotnesia - Siaran TV di Jogja akan segera beralih dari analog ke digital. Hal itu diungkap oleh Kepala Seksi pengelolaan Informasi Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian Frans Indarto.
“Berdasarkan hasil rapat koordinasi persiapan analog 'switch off' hari ini diputuskan bahwa siaran TV analog dihentikan mulai Sabtu (3/12) pukul 00.01 WIB,” katanya seperti dikutip dari Antara.
Menurut Indarto, jadwal ini mundur dari yang semula direncanakan pemberhentian siaran TV analog di Pulau Jawa selesai pada 25 November 2022. Hal itu lantaran belum meratanya pendistribusian set top box (STB) sehingga membuat jadwal diundur hingga 2 Desember 2022.
Artinya, hingga hari ini, Jumat (2/12/2022) warga DIY masih bisa menikmati siaran TV analog hingga pukul 24.00 WIB.
Pemberhentian siaran itu dilakukan hingga proses pemasangan STB untuk keluarga sasaran mencapai 95 persen. Hingga 14 November 2022, sebanyak 3.070 keluarga di Yogyakarta telah menerima bantuan STB sebagai penerima prioritas dari total 3.325 keluarga yang terdaftar.
Padahal, sebelumnya pemerintah Jogja mengajukan bantuan STB untuk 5.914 keluarga. Akan tetapi, karena keterbatasan peralatan maka jumlah tersebut berkurang menjadi 3.325 keluarga.
“Karena keterbatasan peralatan maka dilakukan pembagian kategori, ada warga yang masuk sebagai prioritas penerima,” kata Edy Sugiharto, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian Kota Yogyakarta.
Katanya, pemberlakuan kategori penerima prioritas itu tak hanya dilakukan di Kota Yogyakarta, tetapi di semua kabupaten di Jogja. Karena itu, dia berharap warga Jogja untuk bersiap dan segera menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku terkait siaran televisi.
Selain itu, perlu diketahui peralihan siaran TV analog ke digital pada 3 Desember 2022 besok bukan hanya dilakukan di Yogyakarta saja, melainkan juga berlaku di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Baca Juga: Gandeng Artis Korea Park Soe Joon, Film The Marvels Bakal Tayang Tahun Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri