Indotnesia - Baru-baru ini di media sosial sedang ramai membahas kecerdasan buatan dari OpenAI yang disebut ChatGPT. Apa sih itu?
ChatGPT disebut dapat menjawab berbagai pertanyaan dari para pengguna dengan lebih simpel atau mudah dimengerti.
“Bagaimana jika ada mesin yang bisa memahami apa yang kamu katakan dan menjawab pertanyaanmu dengan cara yang sesuai dengan gaya bahasa yang kamu gunakan? Itulah AI yang sedang ramai di timeline,” tulis akun Twitter @MFaizGhifari juga
Tak hanya itu, kecerdasan buatan ciptaan OpenAI ini bahkan dikabarkan bakal hadir lebih pintar dari Google.
Seorang warganet Twitter @jdjkelly bahkan membuat thread percobaan perbandingan kerja antara Google dan ChatGPT dan menyebut kecerdasan buatan baru itu lebih baik.
“Like this is unbelievably better,” tulis @jdjkelly.
Jadi, sebenarnya apa itu ChatGPT?
ChatGPT adalah model bahasa kecerdasan buatan (artificial intelegen/AI) yang dikembangkan oleh OpenAI perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan yang berpusat di Amerika Serikat.
AI ini dapat digunakan untuk berbagai hal, seperti membuat obrolan otomatis di aplikasi percakapan, membantu dalam pembuatan konten, atau bahkan membantu dalam penerjemahan berbagai bahasa dengan tingkat akurasi yang berbeda-beda untuk tiap bahasa.
Baca Juga: Daftar Gunung Tertinggi di Indonesia, Semeru Termasuk?
Model interaksi ChatGPT yaitu dengan cara percakapan. Melansir laman OpenAI, format tersebut memungkinkan memungkinkan ChatGPT untuk menjawab pertanyaan tindak lanjut, mengakui kesalahannya, menantang premis yang salah, dan menolak permintaan yang tidak pantas.
Boot ini juga dilatih mengikuti instruksi secara cepat dan memberikan respons yang mendetail.
Bagi kalian yang penasaran, dapat mencoba kecerdasan buatan terbaru ini melalui laman chat.openai.com dan melakukan pendaftaran serta verifikasi. Selama masa percobaan untuk mendapatkan umpan balik pengguna dan mempelajari kekuatan dan kelemahannya, kalian dapat mencoba ChatGPT secara gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
7 Fakta Proyek Rp5 Triliun Akademi Olahraga Terbesar Dunia di Rancabungur Bogor