- Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad merancang mobil kepresidenan transparan guna meningkatkan interaksi langsung dengan masyarakat saat kunjungan kerja.
- Dirut PT Pindad, Sigit P. Santosa, menyatakan pihaknya sedang menyiapkan kendaraan khusus tersebut meski tenggat waktu penyelesaian belum diumumkan.
- Pindad menghadapi tantangan teknis untuk memadukan desain kaca luas yang transparan dengan standar keamanan balistik VVIP yang tangguh.
Suara.com - Direktur Utama (Dirut) PT Pindad, Sigit P. Santosa, menindaklanjuti permintaan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memiliki mobil transparan dengan berbahan kaca khusus.
Sigit mengatakan hal itu tidak masuk dalam pembahasan saat ia dipanggil Prabowo menghadap ke Istana hari ini. Namun, ia memastikan bahwa Pindad menindaklanjuti permintaan kepala negara tersebut.
"Kalau itu iya kita siapkan terus," kata Sigit usai rapat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (18/5/2026).
Sigit menyampaikan bahwa sudah ada permintaan langsung dari Prabowo perihal mobil khusus tersebut. Kini, Pindad tengah menyiapkannya.
Sementara untuk tenggat waktu mobil khusus tersebut rampung, Sigit belum membeberkannya.
"Tunggu tanggal mainnya nanti ya, nanti-nanti," kata Sigit.
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad merancang mobil kepresidenan baru dengan desain transparan seperti Popemobile agar ia bisa lebih leluasa menyapa masyarakat tanpa harus terus berdiri dari dalam kendaraan tertutup. Ide ini muncul dari pengalaman langsung saat kunjungan kerja, ketika antusiasme warga membuatnya harus berdiri dan berjabat tangan dengan banyak orang hingga tangannya terasa sakit.
Prabowo menilai kendaraan taktis tertutup saat ini membatasi interaksi dengan rakyat. Karena itu, ia mengusulkan mobil khusus dengan kaca antipeluru transparan yang tetap aman untuk standar VVIP, namun memungkinkan dirinya terlihat jelas saat duduk maupun berdiri.
Permintaan tersebut menjadi tantangan besar bagi Pindad karena harus memadukan desain berkaca luas dengan perlindungan balistik tingkat tinggi. Saat ini, Prabowo menggunakan MV3 Garuda Limousine, kendaraan taktis berbobot hampir 3 ton dengan bodi composite armor, kaca antipeluru level B5/B6, serta ban Run Flat Tyre yang tetap bisa melaju meski tertembus peluru.
Baca Juga: Menanti Taji BPKP: Saat Prabowo Mulai Bersih-Bersih Rumah Birokrasi
Mobil kepresidenan itu juga dibekali mesin 199 dk dengan transmisi otomatis 8 percepatan dan kecepatan maksimum sekitar 100 km/jam demi faktor keamanan. Kini publik menunggu apakah Pindad mampu mewujudkan kendaraan transparan tersebut tanpa mengurangi ketangguhan dan standar perlindungan yang sudah dimiliki MV3 Garuda.
Berita Terkait
-
Menanti Taji BPKP: Saat Prabowo Mulai Bersih-Bersih Rumah Birokrasi
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Terpopuler: Mobil Matic Transmisi Awet, Harga Mobil Naik, Drama MotoGP Memanas
-
Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya