Indotnesia - PT Kereta Commuter Indonesia mengumumkan perubahan pembayaran tiket Commuterline atau KRL di wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, dan Solo. Adapun perubahan terbaru tersebut membuat pelanggan tidak bisa menggunakan aplikasi LinkAja.
Sebelumnya, para anker, sebutan untuk pengguna KRL, bisa memanfaatkan aplikasi LinkAja untuk pembayaran tiket. Per 16 Januari 2023, fasilitas tersebut dihapus.
"Mulai 16 Januari 2023, pembayaran tiket Commuterline di Jabodetabek & Yogya-Solo dgn Aplikasi LinkAja akan dinonaktifkan," tulis akun resmi KAI Commuter di Twitter.
Meski demikian, pengguna KRL masih bisa menggunakan pilihan pembayaran lainnya, yakni dengan Kartu Multi Trip, kartu e-wallet yang dikeluarkan oleh bank, dan scan QR Code lainnya. Tapi khusus QR Code hanya tersedia khusus KRL di Jabodetabek.
Keputusan manajemen Commuterline itu menuai kekecawaan dari pelanggan yang kerap memanfaatkan aplikasi LinkAja untuk naik KRL.
"wa parahhh...saya sehari2 sudah pakai linkaja...100% contactless...lha kl emoney...itu mah full contact (sama mesinnya)...ga masuk akal nich...jaman ud canggih malah mundur lagi," tulis seorang warganet.
"Yaah min. Gue bela2in install link aja buat naik krl. Biar ga pke e money," kicau netizen lain.
"Sepertinya sekarang jarang pakai LinkAja karena manfaatnya terbatas. Ditambah, isi saldo LinkAja sekarang dikenai biaya Rp1000," tulis warganet.
Seperti diketahui, selama ini pengguna Commuterline dapat menggunakan aplikasi LinkAja untuk membayar tiket. Pengguna KRL Yogyakarta-Solo dan Yogyakarta-Palur dikenakan tarif sebesar Rp8.000.
Baca Juga: Kisah Lionel Messi dan Antonela Roccuzzo, Cinta Pertama yang Tak Terpisah oleh Jarak
Penumpang cukup membuka aplikasi LinkAja saat berada di stasiun. Lalu goyangkan ponsel untuk mendapatkan kode tiket. Kode tersebut ditunjukkan pada mesin scanner pada gate hingga lampu berubah menjadi hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Tragedi Berdarah di Tebing Tinggi: IRT Tewas Ditikam di Rumah, Pelaku Diburu Polisi
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
K &TEAM Terpilih Perankan Seishiro Nagi dalam Film Live Action Blue Lock
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre, Cukup Lewat BRImo Saja!
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai