Indotnesia - Siapa yang rindu kenikmatan ayam goreng Louisiana? Tenang, restoran cepat saji Popeyes akan kembali membuka cabang di Indonesia, lho.
Sempat menghilang dan menutup seluruh gerai di beberapa kota di Indonesia, kini restoran yang populer tahun 2000-an ini akan kembali menjual menunya bagi pelanggan Tanah Air.
Kabar kembalinya Popeyes Indonesia setelah berhenti pada tahu 2011 diungkap langsung melalui akun Instagram @popeyes_indo.
“Siap-siap ya yang dari Louisiana mau dateng,” tulis akun tersebut.
Bagi yang belum tahu, Popeyes merupakan jaringan restoran ayam goreng cepat saji multinasional Amerika.
Perusahaan kuliner ini sudah ada sejak tahun 1972 yang dibangun di Louisiana, New Orleans. Sementara, kantor pusatnya berada di Miami dan sekarang bermerek Popeyes Louisiana Kitchen.
Hingga sekarang, restoran internasional yang dulu bernama Popeyes Chicken & Biscuits ini telah memiliki lebih dari tiga ribu cabang di berbagai negara.
Popeyes Louisiana Kitchen memiliki beberapa produk andalan, yaitu ayam goreng Louisiana, Cajun Cuisine, makanan laut, dan biskuit.
Lantas, kapan dan di mana Popeye Indonesia akan membuka cabangnya?
Baca Juga: Rekomendasi 9 Kuliner Malam di Jogja yang Populer dan Enak
Melansir akun Instagram @popeyes_indo, mereka akan kembali buka pada akhir tahun 2022 sekitar Jabodetabek.
Beberapa tempat tersebut, di antaranya di Margo City Depok akan dibuka pada 29 Desember, Mall Lippo Karawaci pada 30 Desember, dan Skyline Thamrin pada 31 Desember.
So, bagi kalian generasi 2000 yang sudah rindu dengan menu-menu di Popeyes, jangan lupa catat tanggalnya dan datang ke grand opening restoran tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung