Indotnesia - Menjadi salah satu destinasi wisata pilihan, Yogyakarta tak pernah sepi dari para pelancong. Jogja seakan tak pernah tidur dari hiruk-pikuk keramaian mulai pagi hingga malam hari. Salah satu selalu ramai yaitu kuliner malam Jogja.
Tak hanya warung-warung makan yang buka di siang hari saja yang menjadi incaran, tetapi kuliner malam juga tak kalah menggoda. Berikut rekomendasi 9 kuliner malam di Jogja yang populer dan enak:
1. Gudeg Bromo Bu Tekluk
Sebagai ikon kuliner Jogja, tentu gudeg berada di deretan pertama. Bagi kalian yang sering melewati Jalan Gejayan pada malam hari tentu tak asing lagi dengan Gudeg Bromo Bu Tekluk.
Sebenarnya, lokasi ini bernama Jalan Affandi No.2-A, Santre, Caturtunggal, Depok, Sleman. Tapi, lebih dikenal dengan Jalan Gejayan.
Berjualan sejak tahun 1984, warung ini buka mulai pukul 23.00 hingga pukul 05.00. Biar begitu, gudeg legendaris ini selalu memiliki antrean pembeli yang mengular, bahkan sebelum buka. Ya, apalagi kalau bukan demi mencicipi kelezatan makanannya.
2. Nasi Teri Gejayan Pak Yo
Tak jauh dari Gudeg Bromo Bu Tekluk, di sekitar Pasar Demangan, ada Nasi Teri Gejayan. Berkonsep ala angkringan pinggir jalan, warung ini sebenarnya menyajikan lauk-pauk sederhana tetapi rasa dan suasananya wajib coba banget.
Nasi Teri Gejayan buka pukul 21.00 hingga 04.00 dini hari, dengan harga nasi campurnya mulai sekitar Rp10.000.
3. Mie Ayam Kamehame
Berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo No.64, Mie Ayam Kamehame menawarkan model mie ayam yang berbeda dari biasanya. Di sini, mie ayam disajikan dengan kuah tongseng, kuah rendang, dan bahkan kuah sate.
Yang lebih menantang lagi, pembeli bisa menikmati mie ayam dengan tingkat level kepedasan yang ugal-ugalan. Dijamin bikin lidah makin bergetar.
4. Nasi Goreng Sapi Padmanaba
Salah satu langganan para anak muda dan mahasiswa Jogja adalah Nasi Goreng Sapi Padmanaba. Kuliner ini selalu padat pembeli. Harganya pas di kantong, sementara daging sapinya enak banget dan nggak alot.
Warung nasi goreng ini mangkal Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, tepatnya di depan SMAN 3 Yogyakarta. Buka dari selepas magrib sampai habis.
5. Bakmi Jawa Pak Geno
Kuliner malam di Jogja yang paling sering ditemui adalah bakmi jawa. Penggemar bakmi, jangan lupa mampir ke Bakmi Jawa Pak Geno. Kuliner legendaris buka sejak tahun 1958. Mie racikan Pak Geno jadi langganan orang-orang terkenal, termasuk Presiden Soeharto dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Bakmi Jawa Pak Geno berlokasi di Jalan Mangkuyudan, Kota Yogyakarta, tepatnya di depan Hotel Nadia. Buka pukul 18.00 hingga 01.00.
6. Oseng Mercon Bu Narti
Bagi yang suka pedas, Oseng Mercon Bu Narti jadi kuliner Jogja yang wajib dicoba. Oseng mercon terbuat dari tetelan sapi dan daging yang dimasak sampai lembut.
Aroma dan rasa yang disajikan tak akan membuat lidah kecewa. Warung Bu Narti ada di Jalan KH. Ahmad Dahlan, buka dari jam 16.00 sampai 23.00.
7. Angkringan Pak Jabrik
Jogja terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan. Nah, salah satu angkringan populer yang harus dicicipi adalah Angkringan Pak Jabrik. Berada di kawasan Tugu Jogja, tepatnya di depan kantor Kedaulatan Rakyat, atau Jalan Pangeran Mangkubumi.
Angkringan ini jadi tempat nongkrong anak muda dan banyak komunitas lho. Menu makanannya tentu ada nasi kucing, sate-satean, gorengan, wedang jahe, dan lengkap pokoknya.
8. Soto Sampah
Tak seperti namanya, Soto Sampah sama seperti soto lainnya, yaitu ada nasi, kubis, tauge, seledri, dan ayam suwir. Identik jadi menu sarapan, warung soto ini buka dari pukul 07.00 hingga pukul 03.00 dini hari. Lokasinya ada di Jalan Kranggan No. 2.
9. Wedang Ronde
Untuk menikmati malam yang dingin di Kota Pelajar ini, wedang ronde memang yang paling pas. Semangkuk wedang ronde berisi agar-agar, kacang goreng, roti tawar, dan bola-bola sejenis mochi dengan isian kacang tanah. Kuahnya campuran gula dan jahe yang cocok untuk menghangatkan tubuh. Di Jogja, wedang ronde masih mudah ditemui di tiap sudut kotanya.
Demikian rekomendasi 9 kuliner malam di Jogja yang populer dan dijamin enak. Kalau kalian sudah pernah coba yang mana aja nih?
Berita Terkait
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Daftar Menu Buka Puasa Masjid Al-Muqtashidin FBE UII Yogyakarta 25 Februari - 10 Maret 2026
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Jarang Didekati Cewek, Lee Dong Wook Merasa Insecure
-
Polisi Hentikan Laporan Yoni Dores, Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah