Indotnesia - Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah dimulai. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan siap menyambut para wisatawan dan menjadi tuan rumah yang baik.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Singgih Raharjo dalam Press Conference Persiapan Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pada, Jumat (23/12/2022).
“Kami sudah memastikan DIY dapat menerima para wisatawan dengan aman, nyaman, dan tentunya mengimbau pada seluruh masyarakat untuk bisa menjadi tuan rumah yang baik,” kata Singgih seperti dikutip dari portal resmi Jogjaprov.
Dalam hal itu dia mengharapkan suasana Natal dan Tahun Baru kali ini menjadi investasi di tahun 2023 untuk Jogja bergerak menjadi lebih baik.
Untuk merealisasikan keamanan dan kenyamanan wisatawan tersebut, sejumlah persiapan pun dilakukan seperti memastikan kesiapan berbagai destinasi wisata, pembekalan pengelola, fasilitas penginapan, transportasi, serta manajemen lalu lintas.
“Dilakukan pembekalan kepada petugas TPR (Tempat Pemungutan Retribusi) agar tidak mengalami penumpukan, dilakukan pula pengecekan wahana di Gunungkidul untuk memastikan semuanya telah siap untuk digunakan dan tidak membahayakan,” kata Singgih.
Selain itu, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bobby Ardyanto Setyo Ajie juga mengatakan telah melakukan persiapan di tempat-tempat penginapan seperti hotel.
“Setiap front desk di hotel sudah menyiapkan beberapa hal yang akan menjadi informasi untuk wisatawan yang datang ke hotel. Kalau dilihat dari komparasinya dengan tahun 2019, kemungkinan animo wisatawan yang akan datang ke DIY lebih tinggi dibanding 2019,” kata Bobby.
Menurutnya, hotel merupakan tempat akomodasi wisatawan yang harus memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan wisatawan.
Baca Juga: Jadikah 26 Desember Ditetapkan sebagai Libur Cuti Bersama Natal 2022?
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti memprediksi jumlah kendaraan yang masuk ke Jogja sebanyak 54,62 persen lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Untuk itu, pihaknya melakukan sejumlah persiapan terkait rencana operasi pemantauan dan pengendalian transportasi saat libur Nataru.
“Pendirian posko pelayanan dan monitoring arus lalu lintas, penyiapan jalur-jalur alternatif dengan fasilitas pendukung sarana dan prasarana jalan, antisipasi lonjakan lalu lintas kendaraan menuju objek wisata dengan manajemen rekayasa lalu lintas,” kata Made.
Selain itu, menurutnya Dinas Perhubungan DIY juga akan melakukan monitoring arus lalu lintas, penumpang, sarana angkutan, sarana angkutan umum, dan prasarana kelengkapan fasilitas jalan.
“Terkait angkutan jalan sudah siap 1.275 kendaraan, terdiri dari AKAP, AKDP, pariwisata, taksi, dan Trans Jogja. Kemudian angkutan kereta api terdapat 71 rangkaian reguler, dan ada tambahan 24 rangkaian,” katanya.
"Persiapan yang dilakukan selanjutnya yaitu traffic management dengan monitoring untuk jalur utama, jalur alternatif, jalur angkutan umum, jalur logistik, dan jalur pariwisata,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?