Indotnesia - Saat ini semakin banyak data tersimpan secara online pada sejumlah akun yang kita buat. Agar tetap terjaga dan tetap aman, dibutuhkan password atau kata sandi yang kuat.
Pasalnya, masih banyak masyarakat yang kurang menyadari bahwa kombinasi kata sandi yang kuat penting untuk diterapkan dalam pembuatan akun online.
Hal itu penting dilakukan agar akun online kita tidak mudah dibobol oleh hacker atau peretas yang dapat mengambil seluruh data pribadi.
Oleh karena itu, untuk menghindari pencurian data yang bisa dengan mudah terjadi di internet, berikut tips membuat kata sandi yang kuat.
Tips Membuat Password yang Kuat
1. Jangan menggunakan informasi pribadi yang mudah diakses publik, seperti nama, ulang tahun, username atau alamat e-mail.
2. Gunakan password yang panjang minimal 6 digit.
3. Jangan gunakan password yang sama untuk semua akun online yang dibuat.
4. Gunakan kombinasi angka, huruf kapital dan kecil, serta simbol.
Baca Juga: Populer Setiap Hari Natal, Berikut Lirik dan Terjemahan Lagu All I Want for Christmas is You
5. Hindari penggunaan kata-kata yang dapat ditemukan di dalam kamus, seperti berlari1.
6. Gunakan password acak, karena termasuk password yang kuat.
Perlu dipahami bahwa untuk memiliki password yang kuat, pada dasarnya juga harus mudah diingat tetapi sulit ditebak orang lain.
Untuk mengatur daftar password yang ada pada akun online kita agar tidak lupa, kamu dapat menggunakan aplikasi password manager.
Selain itu, kamu juga dapat membuat password acak menggunakan aplikasi password generator.
Setelah menerapkan tips membuat password yang kuat, kamu juga perlu menjaga akun online agar tidak mudah diretas dengan beberapa cara berikut ini:
1. Aktifkan Layanan Autentikasi Dua Faktor
Tidak semua akun pada platform yang kamu gunakan memiliki layanan autentikasi dua faktor.
Meski begitu, untuk kamu yang memiliki akun pada platform dengan layanan ini dianjurkan agar diaktifkan.
Layanan autentikasi dua faktor dapat memaksimalkan keamanan data agar tidak mudah diretas, karena saat membuka akun pada perangkat berbeda biasanya akan muncul verifikasi dengan OTP lewat nomor ponsel yang kamu daftarkan.
2. Ubah Kata Sandi Secara Teratur
Memiliki password yang kuat tidak akan lengkap jika kamu tidak sering menggantinya secara berkala.
Ubah kata sandi secara teratur minimal setiap 3 bulan sekali dan jangan lupa untuk mencatat perubahan sandi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?
-
Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe
-
4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil
-
Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?
-
Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung
-
Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik
-
Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO
-
BCIC Terus Genjot Pembiayaan Hijau
-
Investor Rebutan Masuk! Lelang SRBI Bank Indonesia Tembus Rp43,5 Triliun