/
Rabu, 28 Desember 2022 | 16:20 WIB
Ilustrasi gejalasakit kepala karena pendarahan otak. (Freepik/Jcom)

Indonesia - Presenter Indra Bekti didiagnosis mengalami pendarahan otak. Sebelum dibawa ke rumah sakit, Bekti diketahui sempat pingsan.

Kabar tersebut telah mendapat konfirmasi dari manajernya, Roy. Indra Bekti pingsan di toilet di tengah kegiatan siaran radio yang sedang dilakukannya.

"Pas izin ke toilet, nggak balik-balik. Pas disamperin, kondisinya sudah pingsan," ungkap Roy seperti dikutip dari Suara.com.

“Sekarang lagi diobservasi. Ada pendarahan otak," lanjutnya.

Lantas, apa itu pendarahan otak seperti yang dialami Indra Bekti?

Pendarahan otak adalah pendarahan yang terjadi di dalam jaringan otak yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah.

Hal itu merupakan kondisi darurat yang harus segera mendapat penanganan medis. Apalagi otak merupakan saraf pusat yang memiliki peran penting di dalam tubuh dan jika dibiarkan dapat menyebabkan dampak yang buruk.

Penyebab

Mengutip Medical News Today, ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab pendarahan otak yang dialami oleh seseorang. Beberapa faktor di antaranya, yaitu:

Baca Juga: Indra Bekti Diduga Alami Pendarahan Otak, Berikut Kronologi Sebelum Dilarikan ke RS

1. Trauma kepala atau cedera

2. Aneurisma serebral atau tonjolan yang melemah di arteri otak

3. Tekanan darah yang sangat tinggi

4. Anomali pembuluh darah

5. Kelainan darah atau perdarahan penyakit hati

6. Tumor otak

7. Konsumsi obat-obatan terlarang

Kondisi ini dapat mengenai semua rentan usia. Meski lebih banyak dialami oleh orang dewasa, tetapi pendarahan otak juga bisa terjadi pada anak-anak. 

Gejala

Sementara itu, gejala pendarahan otak disebut mirip dengan gejala stroke seperti rasa lemah, kesemutan yang muncul tiba-tiba, kelumpuhan, hingga mati rasa. Selain itu, juga ada gejala lain, di antaranya:

1. Tiba-tiba sakit kepala parah

2. Kesulitan menelan

3. Terjadi masalah penglihatan

4. Kehilangan keseimbangan atau koordinasi

5. Kebingungan atau kesulitan memahami

6. Kesulitan berbicara atau bicara cadel

7. Stupor, letargi, atau tidak sadarkan diri

8. Kejang

Ketika gejala-gejala itu muncul penting untuk tidak mengabaikannya dan segera melakukan pemeriksaan oleh dokter. Hal itu, untuk meminimalisir dampak buruk pendarahan otak dengan menerima penanganan dan pengobatan yang sesuai.

Load More