Indotnesia - Masih ingat wajah anjing Shiba Inu yang bertebaran menjadi meme? Dia adalah Kabosu. Wajah Kabosu bahkan menjadi wajah dari mata uang kripto Dogecoin.
Namun, kabar buruk datang dari pemilik anjing tersebut. Berdasarkan postingan Instagram pemiliknya, Atsuko Sato, anjing berusia 17 tahun tersebut menderita sakit leukimia dan sakit pada hatinya.
Kabosu berhenti makan dan minum sejak Malam Natal lalu. Kondisinya makin parah setelah didiagnosis dengan cholangiohepatitis akut, sejenis peradangan di sekitar kantung empedu dan meluas ke area parenkim hati.
Selain itu, dia juga menderita leukimia limfoma kronis atau kanker darah. Meski sudah tidak nafsu makan, ia sempat sedikit bergerak.
"Saat ini, level sakit livernya parah sekali dan muncul penyakit kuning. Tapi antibiotik pasti akan membaik," tulis Sato di salah satu unggahan di Instagram.
Melansir NPR, Rabu (18/12/2022), Kabosu merupakan anjing hasil penyelamatan atau rescue yang menjadi viral di internet. Seorang pengguna media sosial membagikan ulang foto Kabosu yang sebelumnya diunggah di blog pribadi Sato pada 2010.
Wajah anjing lucu itu yang menyeringai, dengan lirikan mata menyamping, dan kakinya yang menyilang, langsung menjadi hits di dunia maya. Wajahnya keras dihiasi kata-kata humoris hingga menjadi meme "doge" itu terkenal.
Istilah "doge" pertama kali muncul serial komedi animasi "Homestar Runner" yang tayang pada 2005. Namun, ada salah eja hingga pada 2013 muncul kripto bermerek Dogecoin.
Mata uang kripto yang seharusnya menjadi lelucon itu malah nilainya melonjak bertahun-tahun kemudian. Bahkan Elon Musk pernah berkicau di Twitter kalau Dogecoin adalah mata uang rakyat dan tidak ada yang tertinggi dan terendah.
Baca Juga: Raup Cuan Lewat Bisnis Minuman Populer, Berikut Syarat dan Biaya Franchise Mixue di Indonesia
Wajah Kabosu terus menghiasi berbagai tempat di seluruh dunia. Tak hanya di internet, wajahnya muncul pada kue-kue, iklan kereta bawah tanah di Stockholm, Swedia, dan jersey atlet profesional.
Pada 2021, gambar ikonik Kabosu dijual sebagai NFT dengan rekor US$4 juta atau sekitar Rp62 miliar.
Di Instagram, Sato menyampaikan terima kasih kepada para penggemar Kabosu yang memberikan dukungan terbaik demi kesembuhan si anjing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam