Indotnesia - Pada 2005, dunia menyaksikan pria bernama Joseph Aloysius Ratzinger sebagai Paus Benediktus XVI, menggantikan mendiang Paus Yohanes Paulus II. Pemimpin gereja Katolik Roma di seluruh dunia saat itu berusia 78 tahun.
Namun, karena usia dan kesehatan yang terus menurun, ia mengajukan pengunduran diri kurang dari 8 tahun memegang Takhta Suci Vatikan. Dia adalah paus pertama yang mundur dalam 600 tahun terakhir.
Sebelumnya, tidak pernah ada yang mengundurkan diri sejak era Paus Gregorius XII pada 1415 dan Paus Selestinus V pada 1294. Kini Paus Benediktus XVI telah wafat pada Sabtu (31/12/2022) akibat kesehatan yang terus menurun.
"Dengan duka cita, saya mengumumkan kepada Anda semua bahwa Paus Emeritus Benediktus XVI, meninggal dunia pada hari ini pukul 09.34 di Biara Mater Ecclesiae di Vatikan," kata Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo, Bruni, seperti dikutip dari CNN.
Rencananya, upacara pemakaman akan diadakan pada Kamis (5/1/2023) di Lapangan Santo Petrus di Kota Vatikan pada pukul 09.30 waktu setempat. Upacara pemakaman akan dipimpin oleh Paus Fransiskus.
Jenazah Paus Emeritus Benediktus XVI akan disemayamkan di Basilika Santo Petrus mulai Senin (2/1/2023) sehingga umat dapat melayat. Sesuai permintaan mendiang, ia akan dimakamkan secara sederhana.
Benediktus lahir di Jerman pada 1927. Ayahnya merupakan seorang polisi. Ia ditahbiskan sebagai imam pada 1951 dan diangkat menjadi kardinal pada 1977. Kemudian, dia menjabat sebagai kepala penasihat teologis untuk Paus Yohanes Paulus II.
Dia dikenal lebih konservatif ketimbang penggantinya, Paus Fransiskus, yang mengambil kebijakan agar gereja lebih bersikap lunak terhadap aborsi dan homoseksualitas, serta berbuat lebih banyak untuk menangani kasus pelecehan seksual.
Kesehatannya yang memburuk dan beban tambahan dari jabatan kepausan membuatnya harus dipasangi alat pacu jantung pada 2005. Pada 11 Februari 2013, dia memberi tahu para kardinal tentang rencananya untuk mengundurkan diri.
Baca Juga: Semarang Kembali Dilanda Banjir, Ganggu Aktivitas Kereta Api hingga Lalu Lintas Kendaraan
Melansir BBC, Benediktus tinggal di Biara Mater Ecclesiae setelah pensiun. Dia memilih untuk mempertahankan nama kepausannya ketimbang dikenal sebagai Joseph Ratzinger.
Dia lebih suka dikenal sebagai "Bapa Benediktus". Sementara, emeritus dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti berhenti dari dinas aktif, biasanya karena usia, tetapi bersifat tetap.
Paus Benediktus merupakan seorang pianis ulung, dengan kegemarannya memainkan musik karya Mozart dan Brahms. Dia juga bisa berbicara 8 bahasa, termasuk Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Portugis, dan Spanyol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode