Indotnesia - Dua orang siswa SMPN 1 Ciawi Bogor mendadak ramai jadi perbincangan setelah aksi keduanya berdansa di tengah lapangan viral di media sosial.
Bahkan, sebuah tangkapan layar seorang warganet dalam kolom chat WhatsApp yang menyebut aksi dansa dua siswa tersebut sebagai budaya asing yang merusak bangsa membuat pihak sekolah harus melakukan klarifikasi.
Pasalnya, chat yang beredar di WhatsApp itu menyebut bahwa dansa termasuk salah satu ekstrakulikuler yang ada di SMPN 1 Ciawi Bogor.
“Kami izin klarifikasi. Anak-anak ini memang siswa/i dari sekolah kami, kebetulan mereka adalah atlet cabang olahraga Dance Sport, pemenang medali emas PORPROV Jabar 2022,” tulis pihak sekolah dalam kalimat pernyataan awal yang diunggah di Instagram @smpn1ciawi_bogor, pada Senin (9/1/2023).
“Di SMPN 1 Ciawi sendiri TIDAK ADA EKSKUL Dance Sport ataupun memasukkan Dance Sport ke dalam kurikulum pembelajaran sekolah,” lanjutnya.
“Sekali lagi kami luruskan, mereka ini atlet yang ikut atas nama pribadi dan dilatih oleh pelatih profesional Kabupaten Bogor untuk ikut dalam ajang PORPROV JABAR 2022 dan berhasil menyumbangkan 3 medali emas,” tegas pihak sekolah.
Melihat kabar beredarnya dua siswa dansa berprestasi yang justru malah mendapatkan bullying berupa disebut sebagai perusak bangsa, Agnez Mo memberi dukungan kepada keduanya agar tidak patah semangat.
Lewat story Instagram pribadinya @agnezmo, musisi 36 tahun itu mengungkapkan dukungannya kepada dua siswa viral tersebut.
“In the meantime, for these 2 kids (my team is searching for their IG), keep doing you! U're just getting started! Don’t let nobody bring you down. And I would like to meet you and congratulate you myself,” tulisnya.
Baca Juga: Sering Dianggap sebagai Tanaman Liar, Kenali Manfaat Ciplukan Bagi Kesehatan Tubuh
Selain itu, Agnez Mo juga meninggalkan komentar pada unggahan klarifikasi pihak sekolah dan mengatakan agar kedua murid tersebut terus didukung agar semakin percaya diri dengan kemampuannya.
“Punya anak berprestasi itu dibanggakan aja. Karena menurut saya biar itu bisa boost their confidence. Justru malah yang kayak gini yang dibanggakan oleh sekolahnya, biar bisa jadi contoh buat yang lain bahwa BERPRESTASI itu lebih penting dibandingkan hanya go viral,” komentar Agnez.
Berita Terkait
-
Agnez Mo Sanjung 2 Siswa SMP yang Viral Dance Sport: Itu Membanggakan Kok
-
Kena Bully karena Beli Tas Mewah, Remaja Ini Diundang Bertemu Founder Charles & Keith
-
Ramai Lamaran Unik di Pesantren, Warganet: Kalau Gini Nggak Pusing Mikirin Jodoh
-
Bukan Anak Raffi Ahmad, Ini Maksud Istilah Cipung Haji Oka yang Jadi Trending Twitter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan