Indotnesia - Beredar video di TikTok seorang ibu memberikan kopi susu kepada bayinya. Dalam keterangan teks yang terpampang di video, sang ibu menyebut minuman tersebut mengandung susu ketimbang susu kental manis.
Meski demikian, banyak netizen yang menyayangkan sikap tersebut karena dinilai membahayakan bayi. Berkaca pada kasus itu, sebagian dari orang tua juga kerap berbagi kopi dengan bayi atau balita mereka.
Lalu, bolehkah bayi minum kopi? Jawabannya tidak. Melansir Healthline, American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan anak-anak dan remaja seharusnya tidak minum minuman yang mengandung kafein.
Hal tersebut tentu saja termasuk bayi. Kafein sama sekali tidak memiliki tempat dalam asupan untuk anak-anak dan remaja. Sebaliknya, orang tua perlu memastikan bayi dan balita mereka mengkonsumsi makanan yang sehat secara teratur.BerItu juga termasuk jumlah susu yang sesuai kebutuhan tubuh mereka. Susu merupakan sumber penting vitamin D dan kalsium untuk tumbuh dan membangun tulang yang kuat.
Bagi orang dewasa, kafein dapat membuat tubuh menjadi segar, waspada, dan siap menangani daftar tugas yang panjang. Tapi ingat, ukuran tubuh orang dewasa yang hanya dapat memproses kafein dengan lebih efektif.
Tubuh bayi nggak bisa menangani kafein sehingga jumlah yang kecil saja dapat mempengaruhi dampaknya. Bayi akan menimbulkan sejumlah reaksi seperti gelisah, cemas, dan gampang marah.
Bayi bahkan bisa saja mengalami gejala seperti kolik atau nyeri yang berasal dari usus halus atau usus besar.
Berikut dampak kesehatan bagi bayi yang minum kopi, seperti dikutip dari Mom Junction:
- Bayi menjadi lekas marah karena efek pada sistem saraf. Kafein dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala sehingga membuat bayi rewel.
- Kafein dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Pada bayi, hal tersebut juga bisa terjadi apabila terlalu banyak minum kopi pada sekali waktu atau beberapa kali.
- Bayi kemungkinan menjadi kurang tidur.
- Kafein termasuk diuretik karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Popok pada bayi menjadi sering kotor karena terlalu banyak mengkonsumsi kopi. Hal ini tentu bisa meningkatkan risiko dehidrasi pada bayi.
- Konsumsi kafein yang sering dapat mempengaruhi metabolisme dan penyerapan kalsium sehingga meningkatkan risiko kesehatan tulang yang buruk dan keropos tulang.
- Kafein dan zat lain dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung.sehingga meningkatkan risiko refluks asam. Bayi dengan penyakit refluks gastroesofagus atau GERD dapat mengalami gejala pernapasan akut setelah minum kopi.
Ingat, bayi sangat tidak dianjurkan diberi minuman kopi walaupun kopi susu. Jika bayi tumbuh menjadi anak-anak, jangan khawatir kalau mereka suka mencicipi kopimu.
Baca Juga: Jangan Salah Lagi, Begini Cara Membuat Alpukat Cepat Matang
Tapi pastikan mereka tidak minum kopi seperti halnya orang dewasa. Orang tua sebaiknya mendorong anak-anak untuk minum susu dan air putih dalam jumlah yang sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tom yang Bermimpi Melawan Gurita Raksasa
-
Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!
-
Sinopsis Straight to Hell, Drama Jepang Terbaru Erika Toda di Netflix
-
Pekerja Perempuan di Tengah Kenaikan Harga: Bertahan atau Tumbang?
-
Pajak THR Diprotes Buruh, Benarkah Bisa Mengurangi Gaji? Ini Penjelasannya
-
Tip Memilih Sepatu Lari untuk Mengikuti Maraton
-
Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026
-
Psywar Panas! Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2026
-
1.620 Kepala Keluarga Penyintas Bencana di Aceh Utara Terima Dana Tunggu Hunian
-
Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit