Indotnesia - Pendiri sekaligus satu-satunya member Panic! at the Disco yang masih bertahan, Brandon Urie mengungkap grup musik yang telah membersamainya selama 20 tahun itu bakal bubar.
Hal tersebut diungkapkannya lewat akun Instagram resmi band @panicatthedisco, pada Selasa (24/1/2023).
"Saya akan mengakhiri bagian hidup saya yang ini dan memusatkan perhatian serta energi pada keluarga, tidak akan ada lagi bagi Panic! at The Disco," tulis musisi berusia 35 tahun itu.
Dalam keterangan lebih lanjut yang ditulisnya, Panic! at the Disco bubar karena Brandon ingin fokus bersama sang istri Sarah dalam menantikan kelahiran anak pertamanya.
Selain itu, vokalis sekaligus frontman band tersebut juga akan fokus dalam mempersiapkan dirinya sebagai seorang ayah.
Meski telah mengumumkan bubar, band yang mulai aktif berkarya sejak tahun 2003 ini tetap akan tampil menyelesaikan tur konser Eropa dan Inggris sebagai penampilan terakhir mereka untuk para penggemar.
"Untuk para penggemar yang sudah bersama kami sejak awal atau baru saja bergabung, sungguh menyenangkan bisa tampil di hadapan kalian sekaligus berbagi waktu dengan kalian semua," ungkap Brendon dalam keterangan unggahan Instagram.
"Saya tak sabar menantikan bertemu kalian semua di tur Eropa dan Inggris untuk bersama terakhir kalinya. Saya mencintai dan menghargai kalian. Terima kasih sudah ada selama ini,” lanjutnya.
Diketahui, Panic! at the Disco merupakan grup band yang dibentuk di Las Vegas pada tahun 2004 dengan formasi member awal Brendon Urie sebagai vokal, Ryan Ross pada gitar, Brent Wilson di basis, dan Spencer Smith sebagai drummer.
Baca Juga: Sudah Nonton? Berikut Sinopsis Drama Missing: The Other Side 2 yang Akan Segera Berakhir
Tercatat band tersebut telah merilis tujuh album sejak dibentuk pada tahun 2004 dengan album pertama bertajuk A Fever You Can’t Sweat Out, dengan lagu populer “I Write Sins Not Tragedies” yang mendongkrak popularitas band.
Sayangnya, formasi lengkap Panic! at the Disco mulai ditinggalkan para member awalnya dimulai dari keluarnya Brent Wilson pada 2006, Ryan Ross di tahun 2009, dan Spencer Smith pada 2015.
Formasi band kemudian berganti-ganti member dengan Brendon Urie sebagai satu-satunya anggota asli yang tersisa.
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK