13. Satpam
Untuk masing-masing keterampilan hanya terbatas diikuti 20 peserta dengan kuota pendaftar adalah 60 orang.
Rencana waktu pelaksanaan akan berbeda-beda pada setiap keterampilan, yaitu pada Juni-Juli adalah untuk pelatihan Event Organizer dengan durasi pelatihan 25 hari, Cake and Pastry (15 hari), Web Programmer (Membuat Website E-Commerce “Toko Online”) (10 hari), dan Satpam (21 hari).
Sedangkan pada Juli-Agustus adalah untuk pelatihan Komputer/ Administrator Perkantoran (25 hari) dan Tata Rias Kecantikan (25 hari).
Pada bulan Mei dilaksanakan pelatihan Stir Mobil & SIM A (Angkatan 1) selama 4 hari. Sementara pada Mei-Juni dimulai pelatihan Stir Mobil & SIM A (Angkatan 2) selama 4 hari, Barista (30 hari), Menjahit Terampil (30 hari), dan Social Media Marketing (10 hari).
Terakhir, pada bulan Agustus-September rencananya akan dilaksanakan Menjahit Dasar dengan durasi pelatihan 30 hari dan Membatik “Pengembangan Batik Motif Nusantara Pria dan Wanita” selama 25 hari.
Proses pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi JSS (Jogja Smart Service), lalu pilih Layanan Umum, dan kemudian pilih Pendaftaran Pelatihan> Sistem Informasi Pelatihan (SIP).
Setelah itu, unggah syarat yang harus dipenuhi, yaitu:
1. KTP Kota Yogyakarta (Usia Produktif 18 tahun s.d 50 tahun)
Baca Juga: Jejak Karier Christian Atsu, Pemain Sepak Bola Meninggal Dunia Akibat Gempa Turki
2. Kartu AK 1 (Kartu Tanda Pencari Kerja)
3. Ijazah Terakhir
4. Pas Foto 3x4 cm (berwarna)
5. Sertifikat Keterampilan (untuk pelatihan langsung)
Khusus untuk pelatihan satpam, persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu:
- Usia maksimal 35 tahun (umum)
- Usia maksimal 50 tahun (bagi peserta yang sudah bekerja sebagai satpam, tetapi belum mempunyai sertifikat, melampirkan surat ijin untuk mengikuti pelatihan dari atasan).
- Pendidikan minimal SMA/SMK.
- Tinggi badan laki-laki minimal 165 cm.
- Tinggi badan perempuan minimal 158 cm.
- Tidak berkacamata.
- Tidak bertindik (bagi peserta laki-laki).
- Tidak cacat fisik atau bertato.
- Sudah divaksin 2x dengan bukti kartu vaksin atau sertifikat vaksin.
Program pelatihan ini akan ditutup jika telah memenuhi kuota pendaftaran peserta yang sebelumnya telah disebutkan.
Untuk informasi berapa jumlah kuota pendaftaran yang telah terisi, dapat bertanya langsung ke layanan informasi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta di Lantai 1 (Ruang Pelayanan Loket 5) atau menghubungi Whats App 0821 3357 6177.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten