Indotnesia - Konflik merger dan akuisisi HYBE terhadap SM Entertainment belum juga mencapai kesepakatan. Manajemen SM baru saja merilis pernyataan terkait alasannya menantang akuisisi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan oleh Chief Financial Officer (CFO) SM Entertainment Jang Cheol Hyuk melalui video yang diunggah di akun YouTube resmi @SMTOWN pada, Senin (20/2/2023).
HYBE adalah perusahaan hiburan asal Korea Selatan swasta yang dibangun pada tahun 2005 oleh Bang Si-hyuk yang awalnya diberi nama Big Hit Entertainment, agensi yang menaungi boy grup BTS.
Kemudian, tahun 2021 Big Hit secara resmi mengganti namanya menjadi HYBE Corporation yang saat ini memiliki tagline “We Believe in Music”.
HYBE beroperasi di bidang label rekaman, agensi bakat, produksi musik, manajemen acara dan produksi konser, dan sebagai penerbit musik rumahan.
Usaha milik Bang Si-hyuk ini juga memiliki sub atau anak perusahaan, yaitu HYBE HQ, HYBE Labels, HYBE Solutions, HYBE Platforms, HYBE America, dan HYBE Japan. HYBE HQ sendiri berfokus pada HYBE Labels, Solutions, dan Platforms.
HYBE Labels menjadi wadah yang menaungi beberapa agensi, seperti ADOR (New Jeans), Big Hit Music (BTS dan TXT), Source Music, Pledis Entertainment, Belift Lab, dan KOZ Entertainment.
Hingga saat ini, HYBE telah menaungi sejumlah artis dan grup seperti Lee Hyun, BTS, Tomorrow X Together, Enhypen, Nana, Bumzu, Baekho, Hwang Min Hyun, Seventeen, Yehana, Sungyeon, Fromis_9, Zico, DVWN, Le Sserafim, New Jeans and Team, serta Yurina Hirate.
Lalu, HYBE Solutions berfokus pada unit bisnis khusus yaitu, konten video, IP, pembelajaran, dan permainan.
Baca Juga: Raih Rating Tinggi di Episode Perdana, Berikut Para Pemain dan Sinopsis Taxi Driver 2
Sementara HYBE Platforms mengelola jejaring sosial dan platform hiburan Weverse yang fungsinya menghubungkan dan memperluas layanan dan konten-konten HYBE.
Saat ini HYBE menjadi salah satu agensi musik Korea Selatan yang menyandang kesuksesan dengan pendapatan tahun 2021 mencapai lebih dari 1 triliun Won atau 838 juta dolar.
Kesuksesan tersebut dikaitkan dengan gaya manajemen inovatif, lebih seperti perusahaan IT daripada perusahaan hiburan, yang telah menjadi standar baru dalam industri K-pop.
Bahkan saat ini, HYBE dibicarakan bakal mengakuisisi SM Entertainment perusahaan yang dinahkodai oleh Chris Lee dengan memiliki saham terbesar. Namun, perihal tersebut masih menjadi pertentangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
7 Sepatu 'Kembaran' Onitsuka Tiger, Nyaman Dipakai Harganya Jauh Lebih Murah
-
Bantah Donald Trump, Militer AS: Rudal Tomahawk Hancurkan Sekolah di Iran Milik Kami
-
Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026
-
Bye-Bye Macet! 4 Aplikasi Navigasi yang Siap Temani Perjalanan Mudikmu
-
Abdul Wahid Segera Disidang, Pendukung Klaim Temukan Fakta Baru
-
22 Kode Redeem FC Mobile 12 Maret 2026, Daftar Bintang TOTW & Peluang Emas Dapat Icon Pele
-
Usai Kalah di Praperadilan, Gus Yaqut Disebut Akan Penuhi Panggilan KPK Hari Ini
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun
-
Harga Emas Antam Naik-Turun, Hari Ini Terpeleset Jadi Rp 3,04 Juta/Gram