/
Senin, 20 Februari 2023 | 16:35 WIB
Dosen UII Yogyakarta yang dikabarkan hilang di Norwegia sejak 12 Februari 2023. (Instagram/@poldajogja)

Indotnesia - Baru-baru ini publik dibuat heboh dengan berita hilangnya dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Ahmad Munasir Rafie Pratama (AMRP).

Dosen UII itu dikabarkan menghilang saat melakukan aktivitas mobilitas global di University of South-Eastern Norway (USN), Norwegia

Pada 5 Februari 2023, AMRP dan tim berangkat ke Norwegia untuk melaksanakan tugas kerja tersebut. Mereka dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada 12 Februari 2023. 

Ketika kembali tim delegasi dibagi menjadi 3 kelompok, dan AMRP mendapat penerbagngan sendiri melalui Jalur Oslo-Istanbul-Riyadh-Istanbul-Jakarta.

Namun, sejak saat itu AMRP belum kembali dan hilang kontak. Hingga kemudian pihak kampus UII melaporkan berita kehilangan tersebut. 

Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh pihak kampus, pada tanggal 12 dosen UII AMRP dipastikan berada di Turki. Selain itu, kepolisian Oslo juga sudah memastikan kalau AMRP sudah tidak di wilayahnya sejak tanggal keberangkatannya tersebut.

Lalu, hingga beberapa hari keberadaan Dosen UII itu bisa diketahui, hari ini Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Krishna Murti mengatakan sudah bisa mendeteksi staf dari universitas di Yogyakarta tersebut.

Krishna Murti mengatakan, kalau AMRP tidak hilang melainkan sengaja mengubah rutenya dengan tidak menginformasikan kepada siapapun.

“Sudah terdeteksi, yang bersangkutan (Ahmad Munasir) tidak hilang, tapi mengubah rute tanpa memberitahu siapa pun,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Profil dan Jejak Karir Lee Je Hoon, Pemeran Kim Do Ki yang Menyamar jadi Wang Tao Zi di Driver 2

Rektor UII Fathul Wahid menyampaikan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pada 13 Februari AMRP terdeteksi masuk ke Bandara Boston dan saat ini berada di Amerika Serikat.

"Berdasarkan informasi yang diterima oleh keluarga melalui UII dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), AMRP terdeteksi masuk Amerika Serikat melalui Bandara Boston pada 13 Februari 2023. Temuan ini didasarkan pada data dari United States Customs and Border Protection (US CBP)," ungkap Wahid seperti dikutip dari Suara.com.

Pasalnya, AMRP dikenal sebagai sosok dosen yang cerdas. Dia juga sering melakukan perjalanan kerja ke luar negeri. Meski begitu, saat ini belum diketahui terkait tujuannya mengubah rute dan tidak mengabarkan siapapun.

Load More