Indonesia - Kasus penganiayaan David Latumahina yang dilakukan Mario Dandy menjadi sorotan publik.
Mario yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Selatan (Polres Jaksel) diketahui merupakan anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.
Sementara korban adalah anak dari Jonathan Latumahina, seorang anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Bahkan, namanya cukup dikenal dalam perkumpulan tersebut.
Lantas, apa itu GP Ansor?
GP Ansor adalah badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU) salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Perkumpulan tersebut bergerak di bidang kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan berwatak kerakyatan. Dengan kekuatan tersebut, GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan terhadap perkembangan masyarakat.
GP Ansor berdiri sejak 10 Muharram 1353 Hijriyah atau bertepatan dengan 24 April 1934 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Awalnya bernama Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air) yang didirikan oleh KH Abdul Wahab Hasbullah (yang juga pendiri NU).
Melansir laman NU Online, nama Ansor diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada warga Madinah yang berjasa dalam perjuangan agama Islam.
Baca Juga: Mengenal Diffuse Axonal Injury, Kondisi yang Dialami David Usai Penganiayaan
Hingga saat ini GP Ansor telah memiliki ratusan cabang yang tersebar ke berbagai kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Ada 433 Cabang di bawah 32 Pengurus Wilayah di tingkat provinsi hingga desa.
GP Ansor juga mengelola sebuah keanggotaan khusus bernama Barisan Ansor Serbaguna alias Banser yang sangat dikenal masyarakat.
Eksistensi gerakan ini dalam sejarah perjalanan bangsa masih terus ada hingga sekarang.
Mereka mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan bagi anggotanya, serta mampu menunjukkan kualitas peran maupun kualitas keanggotaannya.
Demikian pengenalan singkat terkait GP Ansor yang disorot karena kasus penganiayaan yang mengenai anak dari salah satu anggotanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia
-
Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI
-
Riset: Inflasi Medis RI Diproyeksi Tembus 17,8 Persen, Tertinggi di Asia
-
Sergio Ramos Indonesia! Justin Hubner Sindir Vietnam Usai Garuda Dibantai 0-3
-
8 Sunscreen Niacinamide untuk Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman di Wajah
-
IHSG Berbalik Menguat Pagi Ini, Saham TMPO Dijual investor
-
Tips Cerdas Berburu Mobil Bekas Melalui Lelang Agar Keuangan Tetap Terjaga
-
Panen Hujatan Usai Indonesia Digebuk Vietnam, Rizky Ridho Beri Jawaban Berkelas
-
Viral Tersangka Tambang Ilegal Foto Bareng Presiden, Diduga Mangkir Pemeriksaan
-
PNM Mekaar Jadi Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah di Tepian Indonesia