Indonesia - Korban penganiayaan anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu), David masih berada di rumah sakit. Pasalnya, David disebut mengalami diffuse axonal injury. Apa itu?
Sebelumnya, Mario Dandy Satriyo anak eks Ditjen Pajak Kemenkeu melakukan tindak kekerasan terhadap David yang merupakan anak pengurus GP Ansor.
Dalam sebuah video singkat yang beredar, Mario Dandy terlihat memukul David secara kasar yang sudah terbaring di jalan. Beberapa kali pelaku tampak menonjok bagian kepala.
Penganiayaan yang terjadi pada (20/2/2023) membuat David koma dan tak sadarkan diri hingga disebut menderita diffuse axonal injury.
Diffuse axonal injury (DAI) adalah salah satu jenis cedera otak traumatis atau traumatic brain injury (TBI).
Melansir Medical News Today, DAI dapat terjadi akibat pukulan atau sentakan keras yang tiba-tiba ke kepala dan menyebabkan kerusakan pada otak. Selain itu bisa juga dikarenakan kecelakaan bermotor yang membuat seseorang koma.
DAI terjadi setelah benturan antara otak dengan bagian dalam tengkorak yang mengakibatkan robeknya selaput saraf yang dikenal sebagai akson. Pergerakan atau pergeseran otak dalam tengkoran inilah penyebab cedera.
Kerusakan pada akson ini dapat mengganggu kemampuan seseorang berkomunikasi serta mengkoordinir fungsi tubuh. Dampak jangka panjang dapat menyebabkan kecacatan parah hingga koma atau kematian.
Penyebab diffuse axonal injury ada berbagai macam hal, diantaranya:
Baca Juga: Raih Posisi Pertama Spotify Top Song Global, Berikut Lirik Lagu Flowers Miley Cyrus
1. kecelakaan kendaraan bermotor
2. Kecelakaan saat berolahraga
3. Kekerasan
4. Jatuh
Sementara, gejala diffuse axonal injury yang dialami oleh pasien biasanya, mengalami kehilangan kesadaran dan hasil pemeriksaan neurologis buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba