Indotnesia - Masjid Sheikh Zayed yang terletak di Solo, Jawa Tengah resmi dibuka untuk umum sejak Rabu (1/3/2023).
Pembukaan masjid yang dikenal sebagai replika Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) ini telah sejak lama ditunggu oleh masyarakat sejak masa waktu pembangunannya.
Telah diresmikan sejak 14 November 2022, masjid yang digadang-gadang sebagai masjid terbesar di Kota Solo ini memiliki keistimewaannya tersendiri yang membuat banyak orang penasaran untuk mengunjunginya.
Nah daripada penasaran, simak keistimewaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang kini menambah daftar lokasi wisata wajib dikunjungi di Solo.
Keistimewaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
1. Hadiah dari Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ)
Masjid megah yang didominasi oleh nuansa putih ini menjadi merupakan hadiah dari Presiden UEA untuk Presiden Joko Widodo sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Uni Emirat Arab.
Simbol persahabatan keduanya juga semakin diperkuat dengan ditanamnya pohon Sala di area masjid serta biaya operasional dan pembangunan yang sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Arab Saudi.
2. Menjadi Satu-satunya Replika Masjid Raya Sheikh Zayed di Indonesia
Baca Juga: Sinopsis Virgo & The Sparklings, Film Ketiga Jagat Sinema Bumilangit
Masjid terbesar di Solo ini menjadi replika Masjid Raya Sheikh Zayed satu-satunya yang ada di Indonesia.
Dibangun mirip dengan aslinya yang ada di Abu Dhabi, masjid ini memiliki nuansa emas dan putih serta adanya lampu berwarna biru yang membuat dinding putih masjid lebih megah.
Meski merupakan replika yang mirip masjid aslinya dengan ornamen bangunan khas Timur Tengah, namun Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini tetap menunjukkan sisi unsur budaya Indonesia, seperti lantai masjid yang dihiasi motif batik kawung.
3. Mampu Menampung Jamaah hingga 10.000 orang
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo memiliki luas 8.000 meter persegi dan dibangun hingga dua lantai yang dapat menampung jamaah hingga 10.000 orang.
Masjid yang memiliki empat menara dan satu kubah utama ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas bagi pengunjung, di antaranya perpustakaan seluas 20 meter persegi, ruang VIP, taman, basement, fasilitas difabel dan tempat wudhu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya