Indotnesia - Music Video atau MV lagu “Dancing in The Breeze Alone” yang dipopulerkan oleh grup band Reality Club menyita perhatian publik sejak dirilis pada Jumat (24/2/2023).
Pasalnya, mereka mengusung konsep MV unik ala film koboi di era 1960-an dan 1970-an untuk singel anyar mereka dengan pengalaman sinematik wild west atau yang dikenal American frontier saat bagian Amerika Utara dijajah.
Lirik dalam “Dancing in The Breeze Alone” mengisahkan tentang kondisi saat cinta yang hilang dan hanya tersisa hasil akhir tidak bahagia.
Dalam lagu tersebut, digambarkan bagaimana manusia cenderung memperlakukan pasangannya dengan tidak baik dan berakhir saling menyakiti satu sama lain.
Untuk kamu yang penasaran dengan lagu “Dancing in The Breeze Alone”, berikut lirik lengkapnya.
Lirik lagu Dancing in The Breeze Alone
The sun is all gone, in this arrangement
So the darkness intercepts, time’s a wasting so let’s get out of this hole
The fighting is done, yet noone has won
Baca Juga: Kestimewaan Masjid Sheikh Zayed Solo yang Resmi Dibuka untuk Umum
The wicked aftermath,
Leaves us primitive and crass
As the wound begins to heal, the scar is only settling in
The disturbance of the peace, you’re weak in the knees no more.
With an empty harmony, we’re dancing in the breeze alone
My core is distraught
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan