Indotnesia - Kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia, atlet muda Syabda Perkasa Belawa bersama ibunya meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin (20/3/2023) dini hari.
Setelah sempat dirawat di rumah sakit, nyawa pebulutangkis muda tersebut tidak tertolong karena luka robek dari kepala sebelah kiri yang dialaminya.
Kepergian Syabda membawa duka mendalam tak hanya bagi keluarga, tetapi juga para penggemar hingga rekan sejawatnya, salah satunya legenda bulu tangkis Indonesia Yuni Kartika.
Lewat akun Instagram pribadinya @yuni.kartika73, ia membagikan kabar meninggal dunia Syabda sekaligus mengucapkan belasungkawa untuk atlet bulu tangkis berusia 21 tahun tersebut.
“Telah Meninggal Dunia, Syabda Perkasa Belawa. Syabda meninggal dunia dalam perjalanan ke Sragen utk berziarah krn neneknya meninggal dunia. Selamat Jalan Syabda, You will be missed,” tulisnya dalam keterangan unggahan fotonya bersama Syabda.
Dikenal sebagai pemain muda bulu tangkis Indonesia yang berbakat, penampilan terakhir Syabda dalam debut di Thomas Cup 2022 berhasil menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Korea Selatan di laga terakhir grup A.
Untuk mengenang kembali perjalanan karier bulu tangkis Syabda Perkasa Belawa, simak rekam jejaknya di bawah ini.
Jejak Karier Syabda Perkasa Belawa
Syabda Perkasa Belawa memulai karier dalam dunia bulu tangkis dengan bergabung bersama klub bulu tangkis PB Djarum Kudus sejak tahun 2013.
Baca Juga: Google Doodle Rayakan Hari Ulang Tahun Sapardi Djoko Damono, Berikut Profil Lengkapnya
Pada 2018, sosok pria kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001 ini mulai bergabung dengan pusat pelatihan tim nasional bulu tangkis Indonesia sebagai tim di level junior.
Ia mulai bermain dalam laga internasional pada Kejuaraan Asia 2019 dan berhasil merebut medali perak, lalu mempersembahkan medali emas dalam laga Kejuaraan Dunia di tahun yang sama.
Berkat potensi yang dimilikinya, Syabda terpilih menjadi bagian dari tim Thomas Cup 2022 sebagai pemain tunggal putra.
Dalam pertandingan tersebut, ia tampil dalam fase grup melawan Korea Selatan melawan Lee Yun gyu dengan kemenangan 3-2.
Selain itu, pada Juni 2022 ia juga pernah menjuarai Lithuanian International setelah mengalahkan sesama pemain Indonesia Alwi Farhan dalam laga final.
Di tahun yang sama, pada November 2022 Syabda juga berhasil menjuarai Malaysia International setelah mengalahkan pemain China Lei Lanxi dalam babak final.
Lalu, membuka musim 2023 Syabda bermain dalam kompetisi Iran Fajr International dan memenangkan gelar juara dalam final setelah mengalahkan pemain Malaysia Justin Hoh.
Sebelum meninggal dunia, atlet bulu tangkis berusia 21 tahun ini berhasil tembus peringkat 90 dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026