/
Rabu, 19 April 2023 | 09:44 WIB
Prosesi Hajad Dalem Garebeg Sawal yang bisa disaksikan langsung oleh masyarakat. (kratonjogja.id)

Indotnesia - Setelah hampir tiga tahun pelaksanaan Hajad Dalem Grebeg Sawal dilakukan secara terbatas karena pandemi, pada tahun ini kegiatan tahunan Kraton Yogyakarta itu bakal digelar pada Sabtu (22/4/2023) atau bertepatan dengan 1 Sawal Ehe 1956.

Sebagaimana mestinya, Garebeg Sawal akan dilakukan dengan arak-arakan bregada prajurit dan Gunungan.

Pada Garebeg Sawal 2023, iring-iringan prajurit akan mengawal tujuh Gunungan yang diberangkatkan dari Kemandungan Kidul menuju Kemagangan-Kedhaton-Kemandungan Lor (Keben)-Sitihinggil Lor-Pagelaran-langsung ke barat menuju halaman Kagungan Dalem Masjid Gede Kraton.

Sebelum itu, Hajad Dalem Garebeg Sawal dimulai dengan Numplak Wajik, yaitu upacara yang menandai dimulainya proses merangkai gunungan. Kegiatan tersebut dilakukan pada Rabu (19/4/2023) di Panti Pareden, Kompleks Magangan, Kraton.

Kemudian, dilakukan Gladi Resik Bregada Prajurit pada Kamis (20/4/2023) yang dimulai pukul 15.30 WIB dengan titik awal berjalan dari Kamandungan Kidul, Kraton.

Grebeg Sawal kemudian akan digelar pada Sabtu (22/4/2023) pukul 10.00 WIB yang dimulai dari K.D Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta.

Prosesi Hajad Garebeg Sawal tersebut terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dapat menyaksikan langsung.

Sementara untuk prosesi Ringgitan Bedhol Songsong yang dilaksanakan pada Senin (24/4/2023) di Kagungan Dalem Bangsal dapat disaksikan melalui kanal YouTube Kraton Jogja.

Sedangkan prosesi Ngabekten sebagai puncak acara Hajad Dalem Grebeg Sawal juga digelar secara tertutup untuk umum.

Baca Juga: Lirik Lagu Perfume, Karya Debut NCT DOJAEJUNG

Lewat unggahan di akun Instagram resmi @kratonjogja, masyarakat dihimbau untuk menghormati proesei Garebeg dan Ngabekten dengan tidak menerbangkan dron di sekitar Kraton Yogyakarta selama acara berlangsung.

Load More