Indotnesia - Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Google sukses mengembangkan produk mesin pencari yang saat ini digunakan hampir di seluruh negara di dunia.
Selain itu, perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini juga memiliki sejumlah produk unggulan, salah satunya Google Drive.
Google Drive merupakan media penyimpanan data online atau secara digital yang berbasis cloud atau internet.
Layanan ini hampir sama seperti cloud storage lain, seperti dropbox atau OneDrive. Sebelum adanya Google Drive, sejumlah orang masih mengandalkan flashdisk maupun disket dalam menyimpan backup data.
Seiring berjalannya waktu, popularitas Google Drive semakin mendominasi sebagai alternatif penyimpanan data karena berintegrasi dengan produk Google lain yang memudahkan pekerjaan.
Lalu, bagaimana sejarah perkembangan Google Drive hingga kini populer dikenal sebagai alternatif penyimpanan data secara digital?
Mengenal Apa Itu Google Drive
Google Drive adalah layanan penyimpanan data yang dikembangkan oleh Google dan diluncurkan pada 24 April 2012.
Perkembangan Google Drive yang tersinkronisasi dengan produk Google ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan data dan mensinkronisasikannya di perangkat berbeda.
Baca Juga: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan? Ini Tips Move On Agar Tidak Sedih Berkepanjangan
Selain itu, layanan ini juga memudahkan pengguna untuk saling berbagi berkas secara online, yang meliputi fitur Google Docs, Google Sheets, dan Google Slides.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna dapat mengedit dokumen secara bersamaan atau berkelompok, menggambar, melakukan presentasi maupun mengisi formulir.
Pengguna juga tidak perlu menyimpan file Google Docs yang dibuat ke dalam PC, karena secara otomatis akan tersimpan di Google Drive.
Dalam perkembangannya, layanan ini juga menyediakan sejumlah aplikasi yang mendukung penggunaan secara offline untuk Windows dan komputer macOS serta Android dan iOS.
Setiap pengguna yang memiliki akun Gmail, secara otomatis mendapatkan akses ke Google Drive dan memiliki penyimpanan gratis sebesar 15 GB.
Untuk file seperti Google Docs, Google Sheets, dan Google Slides tidak termasuk dalam batas penyimpanan.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Dulunya Guru, Apa yang Bikin Jeffrey Epstein Kaya Raya?
-
Ayahnya Eks Pemain Italia, Robin Mirisola Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Rumah Bebas Banjir: Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Salah Pilih Hunian
-
Shayne Pattynama Rayu Mauro Zijlstra Gabung Persija Sebelum Resmi
-
Siap-Siap Galau Massal! Eric Chou Bakal Guncang Jakarta dengan Panggung 360 Derajat di Mei 2026
-
AC Milan Gigit Jari, KRC Genk Berhasil Amankan Aset Striker Keturunan Yogyakarta
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000