News / Metropolitan
Kamis, 05 Februari 2026 | 13:27 WIB
Ilustrasi Transjabodetabek. (Ist)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memfinalisasi rute Transjabodetabek dari Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta.
  • Tarif tiket ditetapkan Rp2.000 sebelum pukul 06.00 WIB dan Rp3.500 setelahnya, tanpa rencana penyesuaian saat ini.
  • Sebanyak 20 armada bus disiapkan untuk melayani rute ini dengan interval kedatangan maksimal setiap 10 menit.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membawa kabar menyejukkan bagi para pelaju yang sering bepergian menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Pemprov DKI Jakarta akan melakukan finalisasi rute Transjabodetabek dari Blok M menuju bandara internasional tersebut.

Pramono menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah belum memiliki rencana untuk melakukan penyesuaian harga tiket pada trayek tersebut.

Bagi warga yang mengejar penerbangan pagi, tarif yang dikenakan bahkan hanya sebesar Rp2.000 untuk keberangkatan sebelum pukul 06.00 WIB.

Sementara untuk perjalanan setelah pukul 06.00 WIB, penumpang dikenakan tarif sebesar Rp3.500 seperti Transjakarta pada umumnya.

"Mengenai rencana tarifnya, belum ada perubahan. Tetap sebelum jam 6 pagi Rp2.000, setelah jam 6 pagi Rp3.500," ujar Pramono Anung di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026).

Selain urusan kantong, mantan Sekretaris Kabinet ini juga menjamin bahwa durasi tunggu penumpang di halte tidak akan memakan waktu lama.

Sebanyak 20 unit armada bus telah disiapkan secara khusus untuk melayani rute strategis ini guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Pramono memproyeksikan bahwa dengan jumlah armada tersebut, bus akan tersedia dalam rentang waktu yang sangat singkat di setiap pemberhentian.

Baca Juga: Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI

"Sehingga dengan demikian setiap 5, maksimum 10 menit, itu selalu ada," ungkapnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi publik menuju bandara yang efisien dan ekonomis.

Selain membuka rute ke Soetta, Pemprov DKI Jakarta juga sudah merencanakan perluasan jalur Transjabodetabek sampai ke kawasan industri Jababeka.

Load More