Indotnesia - Saat ini konsep wisata yang menawarkan kegiatan berkeliling kota sambil berjalan kaki atau walking tour semakin populer di masyarakat, terutama di kalangan anak muda.
Kegiatan tersebut tidak hanya menawarkan pengalaman berkeliling kota lewat jalan kaki, tetapi menarik para pesertanya untuk lebih dekat dengan penduduk lokal hingga mempelajari sejarah maupun hal-hal unik dari tempat tersebut.
Di Yogyakarta, ada komunitas jalan kaki bernama Alon Mlampah yang diinisiasi oleh Tikya dan temannya.
Komunitas ini lahir dari hobi Tikya yang senang berjalan kaki dan mengunjungi tempat-tempat unik atau biasa disebut dengan “hidden gems”.
Dibentuk pada 7 Juli 2022, kegiatan Alon Mlampah pertama kali langsung mendapatkan antusiasme yang besar dari masyarakat, yaitu ketika kegiatan Berkunjung pada 20 Agustus 2022 di Pabrik Gula Madukismo, Tirtonirmolo, Bantul.
Mereka membangun komunitas tersebut dengan tujuan untuk memberikan pengalaman menarik yang ingin dibagikan kepada orang lain.
“Kita membuat wadah ini dengan tujuan mau membagikan hal-hal yang menurut kita menarik kepada orang lain, karena sayang kalau tidak kita bagi. Hal-hal menarik itu bisa berupa sejarah, kehidupan suatu komunitas di suatu tempat, berkunjung ke tempat-tempat yang juga memiliki value,” ungkap Tikya saat ditemui tim Indontnesia di Sasana Hinggil Dwi Abad Yogyakarta.
Dalam kegiatannya, Tikya akan memimpin rute perjalanan sembari sesekali berhenti di tempat-tempat unik maupun bersejarah. Lalu, ia juga akan bercerita tentang kawasan sekitar tempat pemberhentian tersebut dari segi sisi sejarah maupun lewat pengalaman pribadinya.
Jadi Wadah Kolaborasi dan Berjejaring
Setiap kali Alon Mlampah membuka kegiatan walking tour, semua orang bisa mendaftar untuk bergabung. Hal tersebut menjadi jalan untuk komunitas ini dapat tumbuh dengan berjejaring maupun kolaborasi.
Baca Juga: Viral Jajanan Jagung, Susu, dan Keju Disebut Gungsuju, Warganet: JASUKE WOY
Seperti namanya Alon Mlampah yang diambil dari kata bahasa Jawa, “alon” berarti perlahan dan “mlampah” artinya jalan kaki, Tikya ingin komunitas ini dapat tumbuh perlahan walaupun dengan kegiatan utama jalan kaki.
Meski mulanya tidak yakin dengan kegiatan yang dilakukan Alon Mlampah, kini Tikya mulai menyadari bahwa kehadiran komunitas yang dibentuknya itu mendapatkan sambutan dari komunitas lain hingga membawa mereka semakin dikenal luas.
“Ternyata, bener banget ketika kita jalan-jalan terus kita bercerita punya kegiatan, warga-warga, tokoh-tokoh masyarakat disitu juga lebih antusias nanggepin,” kata Tikya dengan antusias.
“Terus malah ngajakin kolaborasi dan itu kita happy banget setiap ada warga yang ngajakin kolaborasi. Jadi, kayak kita bisa apa sama warganya, ngenalin anak-anak muda ke lingkungan itu atau kegiatan yang warga lakukan disitu,” lanjutnya.
Lewat akun Instagram Alon Mlampah @alon.mlampah, Tikya dan temannya juga sering membagikan dokumentasi kegiatan maupun rencana aktivitas lain yang akan dilaksanakan.
Bahkan, mereka pernah berkolaborasi dengan pengrajin batik lokal di Kauman, Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.
Tag
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Perlukah Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan? Ini Ketentuannya Menurut Syariat
-
Pengamat : Aturan Pendaftaran Kartu SIM Card Masih Simpang Siur, Butuh Sosialisasi Meluas!
-
Derbi Indonesia di Bundesliga: Drama 9 Gol, Laurin Ulrich Cetak Assist, Reno Munz Gol Bunuh Diri
-
Inflasi Sumsel Masih Aman, Tapi Warga Mulai Merasakan Perubahan Harga
-
Membaca Harian Bucin Komikus di Buku Menemukan Bahagia dalam Hal-Hal Kecil
-
Hat-trick Cole Palmer Buka Jalan ke Piala Dunia 2026 tapi Tak Jaminan Jadi Starter
-
10 Pemain Diaspora Indonesia yang Kini Main di BRI Super League
-
Punya Uang, Tapi Takut Belanja: Ini yang Terjadi pada Konsumen Indonesia
-
Dua Eks Rekan Lionel Messi di Liga 1: Siapa Bakal Bersinar, Layvin Kurzawa atau Jean Mota?
-
Diplomasi Indonesia Berduka, Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia