Indotnesia - Beberapa hari terakhir kualitas udara di sejumlah daerah terutama di Jakarta terpantau buruk.
Pada hari ini, Kamis (10/8/2023) dari data aqi.in tercatat Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta mencapai 120 poin yang artinya masuk kategori tidak sehat. Sementara konsentrasi polutan PM2.5 di angka 45.
Untuk itu, aqi.in menyarankan agar masyarakat Jakarta pada hari agar mengenakan masker, tetap berada di dalam ruangan, tidak membuka jendela, gunakan pemurni udara, dan hindari aktivitas di luar ruangan.
Selain, melakukan hal-hal tersebut, menjaga kualitas udara baik untuk kesehatan. Salah satunya dengan mencoba menanam tanaman pembersih udara ini di rumah kalian. Apa aja?
1. Lidah mertua
Lidah mertua jadi tanaman yang bisa ditempatkan di dalam ruangan, seperti di kamar tidur. Pasalnya, tanaman ini dipercaya mampu menghilangkan racun seperti formaldehida dan nitrogen oksida dari udara.
Selain itu, lidah mertua juga terus melepaskan oksigen saat di malam hari.
2. Sirih gading
Tanaman Sirih gading mampu membersihkan udara di rumah dari zat beracun seperti benzene, formaldehida, karbon monoksida, dan xylene. Selain itu, perawatannya juga cukup mudah dan bisa tumbuh di air atau tanah.
Baca Juga: Rapper Cilik Kontroversial Lil Tay Meninggal di Usia 14 Tahun Secara Tragis
Meski begitu, sirih gading tidak disarankan ditanam bagi orang yang memiliki peliharaan karena daunnya beracun.
3. Daun ivy
Meski umumnya ditanam di luar rumah, daun ivy juga bisa ditaruh di dalam ruangan untuk membersihkan dan menyerap jamur di udara.
4. Palem bambu
Palem bambu dapat menyerap formaldehida, benzena, dan trikloroetilen di udara di dalam ruangan. Selain itu, meski dapat tumbuh begitu tinggi, tanaman ini aman untuk hewan peliharaan.
5. Philodendron
Memiliki banyak varietas, tanaman philodendron sangat cocok ditempatkan di indoor. Karena selain penampilannya yang indah juga bisa menyerap racun formaldehida di udara.
Demikian 5 tanaman pembersih udara yang bisa menghilangkan racun di udara dan ditanam di dalam ruangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu