Indotnesia - Kabar duka datang dari dunia kesenian Tanah Air. Seniman Djoko Pekik meninggal dunia pada, Sabtu (12/8/2023).
Berita ini diketahui lewat unggahan Instagram Butet Kartaredjasa, yang memberikan menceritakan kenangannya dan ucapan selamat jalan pada Maestro Lukis 'Berburu Celeng' tersebut.
"Seperti luka Sang Penebus Dosa. Semiga Pak Pekik mengakhiri perjalanan hidupnya, dengan menanggalkan semua luka dan meniupkan hawa penebusan. Ikhlas, ikhlas, ikhlas, Selamat jalan Pak Pekik. Sumangga Gusti, " Tulisnya.
Djoko Pekik meninggal di Yogyakarta pada usia 86 tahun.
Dia adalah seniman lukis Indonesia yang dikenal lewat karya besarnya bertajuk 'Berburu Celeng'. Lukisan itu disebut menggambarkan para pemimpin negeri saat masa Orde Baru.
Djoko Pekik juga jadi salah satu Seniman yang pernah masuk penjara karena dianggap berkaitan dengan LEKRA.
Pada karya-karya lukisnya, Djoko Pekik cenderung mengambil gaya realis-ekspresif yang terinspirasi dari lingkungan.
Dia merupakan anggota Sanggar Bumi Tarung yang lukisan-lukisannya kebanyakan terinspirasi dari Aksi Turun Ke Bawah (Turban).
Dalam perjalanan karirnya dia telah beberapa kali menggelar pameran. Misalnya pameran di Edwin's Galery di Jakarta pada tahun 1990.
Baca Juga: Lirik Lagu 'Cake' ITZY yang Rain Poin Tinggi di Music Bank
Ada juga pameran uniknya waktu di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) pada tahun 1998. Saat itu Pekik hanya memamerkan satu buah karyanya selama sehari semalam.
Sebelum tahun 1965 dia juga banyak menggelar karya-karnyanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa