Suara Joglo - Jiang Zemin, mantan presiden China meninggal dunia. Jenazahnya dikremasi dan abunya bakal dilarung di muara Sungai Yangtze sesuai dengan wasiatnya.
Selain menjabat sebagai presiden China, Zemin juga dijenal sebagai pemimpin Partai Komunis China (PKC) generasi kedua setelah Mao Zedong. Abu jenazah Zemin dilarung kemarin, Minggu (11/12/2022).
Upacara pelarungan abu jenazah dipimpin oleh anggota Komite Tetap Biro Politik Partai Komunis China (CPC) Cai Qi dan jajaran pejabat serta istri mendiang, Wang Yeping.
Bendera nasional China berkibar setengah tiang di Zhongnanhai, kawasan kantor kepresidenan di Beijing, tempat Jiang berkantor dalam waktu relatif lama.
Di dalam aula Laifu, terdapat peti abu jenazah berselimutkan bendera CPC warna merah dengan gambar palu dan arit. Karangan bunga persembahan Wang Yeping dan anggota keluarganya ditempatkan di depan peti, sedangkan karangan bunga dari kerabat lain mengelilinginya.
Cai dan beberapa pejabat CPC lain dan keluarga Jiang tiba di aula tersebut pada pukul 08.10 waktu setempat (07.10 WIB) untuk memberikan penghormatan dengan menundukkan kepala selama tiga kali di depan potret Jiang.
Saat mobil jenazah begerak perlahan-lahan meninggalkan Zhongnanhai, para pejabat yang mengenakan bunga putih di dada mengucapkan selamat tinggal kepada Jiang.
Dari Bandar Udara Militer Xijiao, Beijing, para pejabat dan pasukan Angkatan Udara menerbangkan abu Jiang dengan pesawat khusus.
Abu jenazah Jiang tiba di Bandara Internasional Hongqiao, Shanghai, pada pukul 11.05 waktu setempat dan keluarga Jiang yang membawa peti abu jenazah dijemput kapal militer menuju muara Sungai Yagtze.
Baca Juga: Kondisi Memprihatinkan Beberapa Halte BISKITA Trans Pakuan Bogor
Di muara sungai tempat Jiang menghabiskan masa kecilnya itulah, Cai Qi dan Wang Yeping beserta anggota keluarga melarungkan abu jenazah pada pukul 12.35 waktu setempat.
Presiden China periode 1993-2003 itu meninggal dunia di Shanghai pada 30 November 2022 dalam usia 96 tahun akibat leukimia dan kegagalan multi-organ tubuh.
Jenazah Sekretaris Jenderal CPC periode 1992-2002 itu telah dikremasi di Beijing pada Senin (5/12).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan