Suara Joglo - Pedangdut Ayu Ting Ting sedang terlibat perseteruan dengan keluarganya. Ia minggat dari rumah membawa anaknya Bilqis. Ibunya, Umi Kalsum nampak histeris minta agar Ayu tak pergi.
Sementara Ayah Ojak nampak tertunduk lesu, sedih di teras rumah. Ayu nyelonong minggat dari rumah naik mobil hitam lalu meninggalkan rumahnya. Selama ini Ayu Ting Ting memang tinggal bersama kedua orang tuanya lantaran dirinya belum memiliki suami.
Saat pergi dari rumah, Ayu Ting Ting hanya mengenakan kaus pendek hitam polos dan celana pendek jeans, lalu pergi meninggalkan rumah menggunakan mobil miliknya.
Ternyata kegaduhan di keluarga Ayu itu merupakan sebuah program Channel Youtube AMP (Asia Media Production). Ceritanya sedang mengulas kehidupan sehari-hari keluarga Ayu.
Cerita dimulai ketika Ayu sedang bertengkar dengan adiknya. Keduanya bertengkar hebat, kemudian ibu dan ayahnya bermaksud mendamaikan keduanya namun tidak bisa.
Ayah Ojak sampai membanting kardus sambil teriak-teriak mendamaikan anaknya: "Diam-diam, berantem aja, udah pada tua lu."
Sementara Umi Kalsum hanya bisa istighfar. "Astaghfirullahal Azimm," katanya pasrah dengan pertengkaran anaknya.
Lalu selang beberapa lama Ayu memilih kabur dari rumah membawa Bilqis. Ibunya sempat mencegah dan melarangnya membawa Bilqis, tapi Ayu nampak tak menghiraukan. Ia terus nyelonong pergi naik mobilnya.
Ayh Ojak dan Umi Kalsum kemudian nampak kebingungan mencari Ayu Ting Ting sampai malam anak dan cucunya tidak pulang-pulang. Ayah Ojak bahkan sampai mencari-carinya sambil menangis.
Baca Juga: Promo Tiket Kereta Api via Aplikasi KAI Access, Kelas Ekonomi Hanya Rp22 Ribu
Namun pada akhirnya drama settingan ini berakhir ketika Ayu Ting Ting pulang ke rumah. Lalu bagaimana respons warganet?
"Saya nangis tapi sambil ketawa liat si ayah ," tulis akun Ovi Andini.
"Mau demi konten atau emang beneran tapi ini bukannya shok tp lucu sy terbahak 2 lihat keluarga ini kocak," akun Edo Suhada menambahkan.
"Ayah Rojak kalau marah sama anaknya tegas ," tulis akun Sri Sutirah.
"Knp liat ayah malah jd pengen ketawa," akun Puji bidan.
Berita Terkait
-
Ayu Ting Ting dan Bilqis Kompak Jadi Cewek Mamba, Jiwa Mak Comblang Warganet Menggelora: Ajak Daddy Boy!
-
Terungkap Sering Telfonan, Ayu Ting Ting Blak-blakan Goda Boy William: Kangen Jangan Gengsi
-
Aset Dibawa Ibunya Semua, Ayu Ting Ting Jengkel Umi Kalsum Masih Minta Aneh-Aneh
-
Cie Ayu Ting Ting dan Boy William Telfonan Terus, Kode Keras Saling Posesif?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'