/
Selasa, 13 Desember 2022 | 12:53 WIB
putri candrawathi beri kesaksian di sidang pembunuhan brigadir J ([TV One/YouTube])

Sidang lanjutkan kasus pembunuhan Brigadir J kembali digelar, Senin (12/12/2022). Terdakwa Putri Candrawathi yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut sempat menangis saat memberikan kesaksian untuk terdakwa Bharada E, Bripka RR serta Kuat Ma'aruf.

Dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan itu Putri Candrawathi bersikukuh atas klaimnya bahwa Brigadir J telah melakukan tindak kekerasan seksual serta penganiayaan terhadap dirinya. Istri Ferdy Sambo itu mengaku dibanting ke lantai sebanyak tiga kali.

"Mohon Maaf yang Mulia mohon izin yang terjadi adalah memang Yosua melakukan kekerasan seksual pengancaman dan juga penganiayaan dengan membanting saya tiga kali ke bawah. itu yang memang benar-benar terjadi," kata Putri.

Sambil menangis, Putri Candrawathi mengaku diperkosa Brigadir J. Ia kemudian mempertanyakan mengapa kemudian Polri akhirnya menyelenggarakan upacara pemakaman penghormatan untuk Brigadir J.

"Mungkin ditanyakan ke institusi Polri kenapa bisa memberikan penghargaan kepada orang yang sudah melakukan pemerkosaan dan penganiayaan serta pengancaman kepada saya sekali Bhayangkari," ungkapnya.

Aksi menangis yang diperlihatkan Putri Candrawathi di sidang pembunuhan Brigadir J itupun kemudian mendapat perhatian khusus dari pakar mikroekspresi Kirdy Putra.

Seperti dikutip dari channel YouTube TV One, Kirdy menyebut kesedihan yang dipertontontkan Putri Candrawathi tidak wajar.

"Kelemahlembutan yang diperlihatkan PC ini bisa dimaknai beragam. Yang menariknya seorang korban pelecehan saat bicara soal pelaku harusnya emosinya luar biasa bukan hanya sedih. Tapi di situ harusnya ada rasa malu marah dan takut," terangnya.

"Tapi di PC didominasi sedih, ketika hakim tanya begitu jeda sebentar, tangisannya berhenti. Orang trauma itu ga gitu, dia harusnya jatuh dalem ga bisa jeda sebentar," lanjutnya.

Baca Juga: Ejek Orang Indonesia Gegara Dituduh Bunuh Tukang Ojek, Jubir TPNPB-OPM: Kasihan Kalian Sangat Primitif

Putri Berbohong

Senada dengan asumsi yang disampaikan Kirdy, Jaksa Penuntut Umum juga menyebut bahwa Putri Candrawathi terindikasi tidak jujur alias berbohong soal hubungannya dengan Brigadir J.

Berdasar hasil tes poligraf di Mabes Polri, ketika Putri ditanya apakah berselingkuh dengan Brigadir J, hasilnya menunjukkan Putri berbohong.

"Baik coba saya ingatkan dalam pertanyaan apakah anda berselingkuh dengan Yosua di Magelang pada saat itu anda menjawab apa?," tanya jaksa.

"Tidak," jawab Putri.

"Di sini indikasi berbohong bagaimana dengan itu?" cecar jaksa lagi.

Load More