Suara Joglo - Ada-ada saja. Baru-baru ini artis yang dikenal kontroversial Nikita Mirzani mengeluhkan penyakitnya yang dirasa kian berat. Ia mengeluhkan nyeri pada leher.
Ia mengaku telah terkena penyakit pengapuran tulang leher belakang. Artis yang akrab disapa Niki itu juga mengaku selama ini sering menjalani terapi penyakit tersebut sejak sebelum dipenjara.
Keluhan ini disampaikannya saat menjalani sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Serang. Ia menjelaskan, tulang lehernya menonjol dan keluar dari posisinya.
"Di leher ada pengapuran. Hari Selasa baru mau ketemu dokter karena tulangnya nomor empat sama nomor lima keluar, jadi ga bisa nengok," katanya dikutip dari hops.id jejaring media suara.com, Selasa (13/12/2022).
"Sakit dari kemaren meriang karena tulang belakangnya penyempitan," ujarnya menambahkan.
Nikita lantas menyalahkan fasilitas di sel penjara, terutama tempatnya tidur. Nikita mengeluhkan matras lantai sel penjara yang terlalu tipis. Hal itu menyebabkan gangguang pengapuran tulang lehernya kian parah.
"Karena kan tempat tidurnya matras dan tipis memang harus menyesuaikan sama tahanan yang lain, mungkin terlalu lama," kata Nikita.
Beberapa waktu lalu Nikita juga mengatakan dirinya memiliki skoliosis. Dalam persidangan kemarin, sahabat Niki, Fitri Salhuteru, menunjukkan hasil dari rontgen tulang belakang wanita yang kadang dipanggil Nyai itu.
Sementara itu Adji Pudjianto sahabat lainnya mengatakan sebelum terjerat kasus Nikita Mirzani sering melakukan terapi tulang seminggu sekali.
Baca Juga: Kapolsek Tambun Diperiksa Propam Polda Metro Jaya Buntut Dua Tahanan yang Kabur dari Sel
"Selama ini Niki tidak pernah melakukan CT-Scan, baru kali ini scan dan hasilnya cukup mengerikan. Dan ini hasilnya dia bisa cacat permanen," kata Adji pada wartawan.
Adjie Pudjianto menambahkan, cacat permanen yang kemungkinan terjadi pada tulang Nikita Mirzani akan membuat tulang punggungnya menjadi bungkuk.
Fitri Salhuteru mengatakan ketika Nikita ditahan kondisinya juga semakin memburuk.
"Mungkin ini menjadi permohonan saya dengan bang Adji sebagai perwakilan dari keluarga, agar permohonan Nikita untuk bapak hakim atau aparat yang berwenang untuk menangguhkan atau mengalihkan status tahanan Niki menjadi pertimbangan agar bisa terapi tanpa meepotkan banyak pihak," kata Fitri Salhuteru.
Saat kasus persidangan, selain sahabat Nikita Mirzani, anak bungsunya dan pacar bulenya juga turut hadir.
Sayangnya sang anak menangis ketika melihat ibunya. Nikita mengungkapkan karena anaknya mengalami trauma ketika berada di antara banyak orang.
Berita Terkait
-
Dilecehkan Saat di Toilet Mall, Feby Febiola Kaget Pelakunya Ternyata Sosok Ini
-
Citayam Fashion Week Lenyap, Bonge Nganggur Lagi dan Dijauhi Teman
-
Auto Kena Mental, Marshel Widianto Pernah Bikin Malu Keluarga Sampai Diludahi Bibinya
-
Nikita Mirzani Alami Pengapuran Tulang Leher Belakang, Warganet Sentil: Karma dari Tuhan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif