Aliando Syarif tampaknya telah lama istirahat dari dunia hiburan tanah air usai menyelesaikan sinetronnya Ganteng-Ganteng Srigala yang sempat meledak beberapa tahun yang lalu. Tak disangka Aliando mengalami OCD ekstrem.
Namun, Aliando mengaku bahwa OCD itu hanyalah efek dari adanya brand washing yang sempat menimpanya beberapa tahun yang lalu. Perkara tidak mengenakkan itu terjadi di rumahnya sendiri ketika mendapati seorang tamu yang tak dikenalnya.
Dirinya yang acap kali terbuka untuk semua tamu yang datang ke rumahnya, pada akhirnya mempersilakan orang tak dikenal tersebut masuk dan menemuinya di dalam rumah. Meski setelah lama ia sadar bahwa tamu tersebut membawa pengaruh buruk untuknya.
“Gua usir, gak enak lu, gua usir keluar. Gua kayak gak enak gitu, gua kayak kena brain washing, gua kayak kena vertigo. Baru efeknya OCD ini,” ungkap Aliando Syarif, dikutip dari Tonight Show, Sabtu (17/12/2022).
Meski begitu, bakat OCD itu sejak kelas 2 SD telah dimiliki oleh Aliando Syarif sebelumnya lantaran adanya gangguan mental. Oleh karena itu, kedatangan sosok tak dikenal yang bertamu di rumahnya itu lantas menjadi trigger untuknya.
Menurut Aliando sosok tersebut mencoba untuk mengiming-imingi banyak hal yang bisa menjadi solusi bagi banyak permasalahannya. Tamu tersebut seolah mencari celah ketika Aliando membutuhkan suatu hal/
“Apapun itu, ketika gua merasa sulit, dia akan dateng dan akan memberikan solusi,” tuturnya.
Hal tersebut berlangsung cukup lama diderita oleh Aliando sebelum akhirnya bisa bangkit dan kembali ke dunia hiburan. Akibat OCD tersebut, ia tak hanya menghitung helai rambut dan kulit kuaci, akan tetapi pernah membuatnya tidak mandi selama tiga bulan.
“Gara-gara nggak bisa gerak. Dia akan mengumpulkan barang-barang apapun di dalam kamarnya dan dia nggak akan bisa bergerak karena dia nggak bisa mindahin sampah-sampah itu,” ujarnya.
Baca Juga: Akui Data DPT Lemah, Jokowi Minta Bawaslu Bereskan: Kalau Pemerintah Hambat, Laporkan ke Saya!
Hingga saat ini, Aliando masih menjalani pengobatan ke psikolog dan psikiater untuk berupaya menghilangkan OCD yang dideritanya.
“Pelan-pelan bisa nge-counter,” tuturnya.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik
-
Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia
-
ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali